Flat vs Efektif:
- Bunga flat artinya bunga dihitung dengan cara flat di mana cicilan pinjaman pokok dan bunga pinjaman sama besar selama pembayaran pinjaman.
- Bunga efektif cicilan pinjaman pokok dan bunga pinjaman berubah selama pembayaran pinjaman. Di awal porsi bunga pinjaman lebih besar (karena jumlah hutang pinjaman pokok masih besar). Semakin mendekati akhir cicilan maka porsi bunga pinjaman mengecil dan porsi pinjaman pokok membesar.
- Biasanya suku bunga yang dipakai oleh bank adalah bunga Efektif.
- Jika dibandingkan antara bunga flat dan efektif maka biasanya dengan besar bunga pinjaman yang sama besar maka prosentase bunga Flat adalah kira-kira setengah dari bunga Efektif. Misalnya jika suku bunga efektif KPR 10% maka jika dihitung dengan cara bunga Flat kira-kira adalah 5%.
Fixed vs Floating:
- Bunga fixed artinya bunga ditetapkan untuk tidak berubah-ubah selama jangka waktu tertentu (sesuai dengan perjanjian pada saat akad kredit). Ini biasanya menarik bagi nasabah jika kondisi perekonomian tidak stabil, untuk mendapatkan proyeksi pengeluaran yang lebih terukur.
- Bunga floating artinya bunga nasabah bisa berubah-ubah tergantung kondisi pasar (biasanya mengikut naik turunnya bunga Sertifikat Bank Indonesia). Yang ditakutkan di sini adalah ketika bunga SBI naik maka bunganya segera ikut naik, tapi ketika SBI turun bank tidak segera menurunkan bunga kredit. Hal lain yang perlu jadi perhatian adalah bahwa selisih antara bunga SBI dan bunga floating di Indonesia cukup besar, misalnya sekarang bunga SBI adalah 6,5% dan bunga floating kredit di beberapa bank yang saya tahu adalah 11% sampai 13%.
Dari kedua penjelasan di atas yang sering rancu adalah antara Fixed dan Flat. Seringkali maksudnya Fixed tapi kita pakai istilah Flat, padahal Flat sendiri sudah dipakai untuk definisi yang lain.







Discussion
No comments yet.