Kenapa Geert Wilders Melarang Al Quran

Geert Wilders pemimpin Partai Kebebasan PVV, sempat mengguncang Belanda dengan seruannya untuk melarang kitab suci Al Quran. Sesudah itu ia menolak berkomentar. Untuk pertama kalinya Wilders membuka suara dalam wawancara dengan redaksi Arab, Radio Nederland, mengenai apa yang dimaksudkannya dengan pelarangan Al Quran bisa diberlakukan melalui UUD.

Geert Wilders

Dijaga ketat
Ruangan kantor Geert Wilders di Den Haag terjaga baik. Paling tidak ada empat pengawal pribadi Wilders yang menjelaskan apa yang dapat dan tidak dapat dilakukan kalau anda masuk ke sana.  Misalnya tidak boleh membuat film di kamar Wilders dan hanya boleh memotret tembok kosong. Mereka menggeledah tas berisikan alat perekam dan melontarkan pertanyaan-pertanyaan tajam seperti: Apakah anda membawa senjata? Apakah ada kantong rahasia di tas anda?

Sudah tiga tahun lamanya Wilders dijaga ketat, menyusul ancaman pembunuhan terhadap dirinya. Setelah usulnya agar kitab suci Al Quran dilarang, banjirlah pula ancaman pembunuhan terhadapnya.

Pak Wilders, ketika kami masuk ruangan ini tas-tas kami diperiksa. Ini bukan hal biasa bagi kami, tapi anda sudah terbiasa dengan penjagaan ketat. Lalu bagaimana rasanya hidup begitu?

“Tidak enak. Bagi saya dan bagi keluarga saya, ini merupakan suatu hal yang sangat menyusahkan. Sebenarnya, hal itu tidak patut terjadi di sebuah partai demokrasi, baik bagi partai kebebasan PVV atau pun partai kiri hijau GroenLinks. Kalau tidak sependapat semestinya ajukan saja argumen, jangan mengancam.”

Apakah anda tidak merasa terkucil dari masyarakat?

“Sebenarnya saya ingin lagi bisa minum bir di kafe, tapi saya sudah tiga tahun tidak bisa melakukan hal itu. Memang kalau dibandingkan dengan politisi lain saya kurang banyak kontak sosial. Tapi saya berkomunikasi lewat website saya. Kalau melihat popularitas partai saya naik, ini menunjukkan bahwa saya tidak terkucil dari dunia luar.”

Lebih dari 10 tahun menggeluti Islam
Ucapan-ucapan anda semakin ekstrem saja. Beberapa bulan lalu anda mengusulkan agar sebagian dari Al Quran dicoret saja dan sekarang anda menuntut agar Al Quran dilarang total. Apa tindakan anda ini untuk menarik perhatian media sebanyak mungkin?

Tidak. Sebenarnya saya sudah lebih dari sepuluh tahun menggeluti Islam. Banyak negara Islam yang telah saya kunjungi. Saya telah mempelajari Al Quran, berbicara dengan para guru besar di dalam dan di luar negeri. Akhirnya saya menyimpulkan, kitab yang membatasi kebebasan harus dilarang demi memperkuat kebebasan beragama. Anda tahu bahwa di Al Quran terdapat ayat-ayat yang mengatakan, orang murtad harus dihukum mati. Selain itu, saya memang tidak berkeberatan mendapat perhatian media. Bohonglah saya, kalau tidak demikian halnya.

Tetapi kenapa anda tidak langsung melarang Alkitab juga atau melarang kitab-kitab lain yang juga berisi ayat-ayat yang menyulut kekerasan?

Bagi orang Islam Al Quran adalah seratus persen wahyu Tuhan, sementara Alkitab bagi orang Kristen tidak demikian. Memang saya sadar, melarang Al Quran itu adalah langkah yang radikal. Tapi kalau dengan melarang Al Quran kita bisa menyelamatkan satu orang homo dari siksaan, kenapa kita tidak larang saja Al Qur’an. Memang teroris-teroris jalanan asal Maroko yang sering memukuli homo di Amsterdam, melakukan hal itu tanpa membawa Al Quran di tangan. Tapi mereka di rumah memiliki Al Quran dan dididik dengan pikiran bahwa kaum homo lebih rendah nilainya ketimbang babi. Pemerintah Belanda hendaknya memperingatkan bahwa orang tidak boleh membaca hal-hal seperti itu dan juga tidak boleh mengatakan bahwa kaum gay itu lebih rendah.

Islam agama yang mengerikan
Berdasarkan penelitian di kalangan remaja muslim yang menjadi radikal di Amsterdam ternyata, sebagian justru bertambah radikal karena di Belanda seolah muncul iklim anti Islam. Apakah anda tidak merasa termasuk penyebabnya?

Ini tuduhan tidak masuk akal. Tindakan-tindakan radikal seperti menyiksa perempuan atau memukuli homo itu sudah ada. Saya hanya mencari penyebabnya. Lalu saya baca Al Quran dan melihat ada kaitannya, lalu saya katakan hal itu dan saya ingin agar itu dilarang. Saya tidak merasa melakukan hal-hal yang menjadikan orang bertambah radikal. Saya hanya membela aturan negara hukum kita. Lagi pula saya tidak menyamaratakan orang Islam. Saya membedakan antara orangnya dan agamanya. Memang menurut saya Islam itu agama yang mengerikan, tapi saya tidak menentang orang-orang mematuhi hukum, nilai-nilai dan norma-norma Belanda. Tapi ini tidak bisa terjadi, kalau mereka berpedoman pada buku itu.

Menghentikan arus migran Islam
Andaikan anda menjadi pemimpin di Belanda. Bagaimana menurut Anda Belanda 10 tahun ke depan?

Saya akan menghentikan arus migran dari negara-negara Islam, karena menurut saya, budaya kita semakin punah. Saya ingin, budaya Belanda tetap dominan di atas budaya-budaya lain yang sebenarnya boleh saja masuk Belanda. Banyak sekali orang Belanda merasa asing di negeri sendiri. Mereka ini tidak boleh dianggap remeh. Kalau tiap tahun puluhan ribu orang asing datang ke sini, proses integrasi bisa terhambat. Ini kan sama dengan mengeluarkan air dari perahu bocor.

Saya juga tidak akan mengizinkan pembangunan mesjid baru, karena jumlahnya sudah cukup. Saya akan menutup sekolah-sekolah Islam. Dan saya juga sebenarnya mendorong fatsun. Menurut saya sangatlah aneh kalau kita menghemat 600 juta milyar euro di sektor perawatan orang lansia dan orang cacat, sementara banyak dana dikucurkan untuk mainan kelompok kiri seperti pengampunan umum bagi orang asing yang ilegal.

Muak relativisme budaya
Anda menganggap budaya Belanda lebih tinggi dari budaya Islam. Apakah sikap anda ini tidak sama dengan sikap kelompok radikal di Timur Tengah? Mereka juga takut terhadap pengaruh dari luar dan menganggap budaya Islam lebih baik dibandingakan dengan budaya barat yang dekaden?

Saya tidak takut. Saya cuma muak dengan pendukung relativisme budaya yang berpendapat bahwa semua orang boleh masuk Belanda, sehingga Belanda menjadi tempat bercampurnya berbagai budaya. Saya ngeri kalau mendengar perdana menteri mengatakan hal-hal seperti itu. Memang kita tidak boleh meniru semua yang berasal dari sebuah budaya yang justru kita kritik. Tapi coba saja anda jalan membawa Alkitab di Arab Saudi atau mengaku Kristen di Iran.

Tapi anda kan berbuat persis sama dengan mereka?

Betul. Negara-negara Arab tidak menginginkan negara mereka menjadi plural. Terlepas dari pendapat saya tentang budaya, itu adalah hak mereka. Mereka negara yang berdaulat. Saya hanya mengritik mereka, kalau mereka melanggar HAM, atau mendukung teroris. Saya tidak mengurus budaya apa yang mau dianut Arab Saudi atau Yaman.

Sebab musabab anti Islam
Bagaimana anda kok bisa menjadi seorang anti Islam?

Dari umur tujuh belas sampai sembilan belas tahun saya tinggal di Israel, di Tepi Barat Sungai Yordan. Waktu itu saya sangat a-politik. Kerjaan saya ngejar cewek. Tapi waktu itu kami sering ditembaki oleh orang Palestina. Lalu saya memutuskan untuk memahami Timur Tengah secara keseluruhan. Lalu saya kunjungi semua kawasan itu. Saya magang dan  banyak berlibur di Timur Tengah. Saya menemukan satu hal yang konstan di kawasan itu. Orang-orangnya sangat ramah, tapi pemerintah dan agamanya brengsek. Rakyat sering diperlakukan seperti binatang. Maka saya merasa kasihan sama mereka.

Saya juga banyak mengunjungi think tank dan lembaga-lembaga penelitian di Jerman dan Prancis. Mereka sudah sejak dini melihat ada ancaman Islam radikal. Tapi di Belanda orang tidak melihat hal itu, meskipun setelah 11 September dan serangan di Madrid dan London. Di Belanda sini orang tidak mau konfrontasi. Belanda adalah negara konsensus. Kita suka menyembunyikan masalah. Kita lebih suka bergandengan tangan, bernyanyi besama di bawah pohon natal.

Al Quran sangat menarik
Bagaimana kok anda yang sangat sering ke Timur Tengah menyimpulkan bahwa Islam adalah satu-satunya masalah?

Islam bukan satu-satunya masalah, tapi merupakan masalah terbesar. Lihat saja Timur Tengah. Semakin penting peranan Islam, semakin buruk nasib orang di sana. Satu-satunya negara demokrasi di kawasan itu adalah Israel.

Ada orang menduga anda agen Israel?

Omong kosong. Saya tidak hanya menerima informasi dari Israel saja. Saya kan membaca koran-koran Arab di internet, menonton televisi arab yang berbahasa Inggris. Saya memang gila informasi. Al Quran sangat menarik bagi saya sehingga saya bisa membacanya sampai lima belas kali.

sumber : http://www.ranesi.nl/arsipaktua/belanda/geert_wilders_quran_menarik0709

This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s