Monster Porakporandakan New York

Film monster besar selalu menjadi film laris. Lihat saja Godzilla (1998) dan War of the Worlds (2005) mampu meraup keuntungan jutaan dolar AS. Ini yang membuat produser JJ Abrams berkeinginan mengambil karakter monster besar untuk film terbarunya Cloverfield.Film ini terinspirasi oleh produser JJ Abrams yang melakukan tur promosi film terdahulunya Mission: Impossible III ke Jepang pada 2006. Pada saat itu ia membawa anak laki-lakinya, Henry ke toko mainan anak-anak.

Ia kemudian melihat mainan monster Godzilla yang ada pada toko mainan. Pada saat itulah ia kemudian menghubungi sahabatnya yang juga seorang penulis skenario, Drew Goodard, untuk membuat proyek film monster berukuran besar yang bernama Cloverfield.

Film ini sangat memperjelas sisi emosional dan ketakutan semua orang yang direkam oleh kamera yang selalu digenggam oleh Hudd. Akan tetapi, film ini tidak bersahabat bagi penglihatan dan membuat pusing penonton karena kamera yang selalu digenggam oleh Hudd selalu bergerak dan tidak fokus kepada sebuah objek.

Mungkin inilah ide lain dari sang sutradara yang ingin menampilkan sebuah film yang tampak seperti kejadian nyata dan membawa para penonton hanyut ke dalam ketegangan.

film ni gw tonton dua kali.. mantap seakan2 kita terbawa suasana…dalm film ntu karena ni pilem beda banget ma yang lain -qusuth-

This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s