Biggest Hackers Day in Indonesia,

Pencurian data/informasi dari jaringan komputer makin hari makin sering terjadi. Siapa pun bisa diserang, atau menyerang.tanpa peduli di mana mangsanya berada, dan dari mana serangan itu dilancarkan.

Anda pasti tidak ingin perusahaan Anda dipermalukan seperti yang dialami Comcast.net. Pekan lalu, selama lebih dari lima jam, homepage dan dan Webmail nya tidak bisa diakses. Homepage Comcast.net itu telah di-deface oleh dua hacker yang ternyata adalah anak-anak putus sekolah.

Defiant dan EBK, begitu nama mereka, Kedua pasangan tersebut memanfaatkan celah dalam domain management console Comcast.net untuk mengalihkan (redirect) server-server DNS untuk situs Comcast.net ke lokasi yang telah mereka tentukan. Untungnya, kendati bisa, kedua anak putus sekolah ini tidak mau mengambil data pribadi pengguna, seperti username dan password.

Dalam ajang tersebut, Anda dapat bertemu dan berdiskusi dengan para hacker, termasuk bertukar ilmu dan berguru ilmu menangkal serangan hacker langsung dari para pakar TI dan sekuriti. Mereka yang akan angkat bicara di sini adalah Onno W Purbo (ICT Expert), Richardus Eko Indrajit (Head of ID-SIRTII), Eugege Dokukin yang dikenal dengan nick MustLive (Rusia White-hat Hacker), Anselmus Ricky atau dikenal dengan nick Th0R (Security Consultant & Hacking Book Writer), Semi Yulianto (Senior Security Consultant, EC Council), Irvan (Security Consultant & Hacking Book Writer), dan Jim Geovedi (member of HERT & Security Consultant).

Topik yang akan diangkat adalah “Indonesian Cyber-law”, “The-X: The Art of Web Application Exploitation”, “Defeating Fake Exploit for Dummies”, “Hacking: Do the profesionals now rule?”, CHPTCHA (in) Security”, “Client Side Hacking and Countermeasures”, dan “Offensive Security: The Way of Wireless Ninja.”

Selain menjadi ajang sharing informasi mengenai keamanan, Hacker’s Day diharapkan dapat membuka dan mengubah pandangan keliru masyarakat selama ini antara hacker dan cracker. Si pencetus ide acara, Th0R juga ingin memberitahukan kepada dunia, regional maupun global, kalau Indonesia punya orang-orang bermutu dan berkualitas. Selain itu, diharapkan para ahli yang lama “bersembunyi”, kini keluar dan membagi ilmunya kepada khalayak umum, supaya wacana pembelajaran InfoSec di Indonesia tambah maju dan berkembang.

“Masak luar negeri udah ngomongin BioMetric Hacking, di Indonesia BioMetric-nya ajah gak ada,” kata Th0R tentang acara yang digelar oleh Majalah InfoKomputer dan didukung oleh Dyandra Promosindo, Swiss German University, EC-Council, INIXINDO, dan Kompas.com 12 Juni mendatang itu. Nah, silakan jika ingin berkenalan dan bertukar ilmu dengan sesama hacker.

This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s