GUNUNG MERBABU (3142 mdpl), aku datang lagi…

Hfff,,.dah lama ga naek gunung, kangen rasanya, kangen dengan suasana pegunungan, kangen dengan hawa dingin, kangen dengan pemandangan indah, kangen dengan tebaran edelweis di hamparan sabana hijau, kangen melihat awan dari atas, kangen dengan langit biru, kangen dengan tebaran bintang, kangen bau rumput gunung, kangen dengan kicauan burung, kangen dengan rasa lelah, kangen dengan hembusan badai, kangen tidur di tanah berbatu, kangen dengan teriakan lepasku,kangen dengan pengalaman baru, kangen dengan permainan pembakar semangat, kangen dengan semua imajinasi seolah-olah aku sedang terbang ketika berada di puncak, pokoke kangen,….

wahh..pendakian gunung merbabu yang ke5 buat aku kali ini ma anak2 jogja, temen2 kerja ma bule dari lituania sebuah negara di eropa barat, yang suka ma alam indonesia, gila aja di apernah naik rinjani dan keliling indonesia, kita aja yang orang asli indonesia belum pernah tgl 13 jumat besok berangkat, dari magelang – kopeng – tekelan , sedikit tentang gunung merbabu buat temen sependakian yang lagi getolnya2 cari inpo…

Gara2 naek gunung itu jugalah yg akhirnya membuatku berubah 180 derajat. Tanya kenapa , mendakilah dan kamu akan tau jawabannya? ;)

2 04 2008

merbabu on sight

Berasal dari kata “Meru” yang berarti gunung dan “Babu” yang berarti perempuan. Terletak di 3 Kabupaten yaitu Kabupaten Magelang, Salatiga dan Boyolali. Gunung Merbabu merupakan gunung api tua. Letusan terakhir terjadi pada tahun 1968 yang menyebabkan erosi sehingga membentuk dataran tinggi yang lebar dan terpisah pada puncak-puncaknya yang kemudian membentuk kaldera-kaldera yang telah mati seperti Kawah Condrodimuko, Kawah Kombang, Kawah Kendang dan Kawah Sambernyowo.

AKSES KE SANA

Ada 3 rute untuk dapat menuju puncak Merbabu. Jalur utara melalui Tekelan, Salatiga, jalur barat melalui Wekas, dan jalur selatan melalui Selo, Boyolali.

Dalam rangkaian pendakian, setelah sampai di puncak seringkali para pendaki tidak kembali melalui jalur semula ketika pulang. Hal ini dilakukan untuk menghindari kebosanan. Saat turun, pendaki lebih sering melewati Selo karena jika ada kelebihan waktu dan energi dapat dilanjutkan menuju puncak Merapi.

GW DARI JALUR UTARA

SALATIGA-KOPENG-TEKELAN

Dari terminal Salatiga pendaki dapat menggunakan bus berukuran kecil menuju Kopeng yang berjarak 12 km, dengan waktu tempuh 30 menit. Kopeng merupakan daerah wisata yang terkenal dengan Taman Wisata Umbul Songo. Pemandangan di area ini sangat indah. Untuk sampai di Tekelan dibutuhkan waktu 30-60 menit berjalan kaki dengan jarak tempuh 1,5 km. Sepanjang perjalanan, pendaki akan melewati pemukiman penduduk khas dataran tinggi yang dikelilingi oleh pepohonan pinus. Keadaan sepanjang lintasan tidak begitu menanjak.

PENDAKIAN

TEKELAN-POS PENDING

Tekelan merupakan desa terakhir sekaligus base camp untuk menuju puncak Merbabu yang membutuhkan waktu selama kira-kira 8 jam. Daerah ini berada di ketinggian 1596 mdpl dan bersuhu rata-rata 15-20° C.

Base camp Tekelan sangat luas hingga dapat menampung 450 orang. Disini tersedia hingga dari mulai kamar mandi sampai tempat ibadah. Segala sesuatu yang menyangkut perizinan harus dipersiapkan pula, seperti perizinan (Bp. Arie Wijaya/ Bp. Sunarto), perbekalan air, dll.

Selepas base camp Tekelan, medan masih diwarnai oleh beberapa rumah penduduk. Setelah itu,perjalanan mulai memasuki perkebunan dan pepohonan Akasia. Lintasan tatap landai hingga memasuki hutan heterogen milik Perhutani. Menuju Pos Pending dibutuhkan waktu 1 jam dengan jarak tempuh 1,2 km.

POS PENDING-POS I GUMUK

Pos Pending berada di ketinggian 1800 mdpl. Terdapat sumber air di sisi kiri lintasan. Selepas pos Pending, hutan heterogen tetap mengungkungi lintasan. Ditengah perjalanan pendaki akan menemui sungai kecil yang bernama sungai Kethekan. Sesudah itu, pada ketinggian 2200 mdpl, pendaki akan melewati sebuah jurang yang cukup dalam yang dikenal dengan sebutan Kereng Putih. Perjalanan sepanjang lintasan ini sangat berbahaya dengan jarak tempuh 1,5 km.

POS I GUMUK-POS II LEMPONG

Pos I Gumuk berada pada ketinggian 2260 mdpl. Untuk menuju pos II yang hanya berjarak 785 m dibutuhkan waktu selama 1 jam, suatu pertanda bahwa medan mulai menanjak. Seluruh lintasan ini masih dalam kungkungan hutan heterogen.

POS II LEMPONG SAMPAN-POS III WATU GUBUG

Pos II (Lempong Sampan) berada di punggungan dengan ketinggian 2450 mdpl. Untuk menuju pos Watu Gubug yang hanya berjarak 724 m diperlukan waktu tempuh selama 1 jam, dengan medan yang tetap menanjak dan vegetasi yang mulai terbuka.

POS III WATU GUBIG-POS IV WATU TULIS

Watu Gubug merupakan dataran yang berada pada ketinggian 2610 mdpl dan kondusif untuk mendirikan tenda. Didaerah ini terdapat sebuah batu besar dengan lubang pada bagian tengahnya yang berdiameter sebesar mulut goa, dimana dapat dimasuki hingga 5 orang.

Selepas Watu Gubug lintasan semakin terjal, nyaris tiada yang datar dan berdebu pada musim kemarau. Namun sepanjang lintasan yang terbuka ini pemandangan sangat indah, dimana terdapat padang ilalang yang luas dengan berbagai tumbuhan seperti Anggrek, Strawberry, dan juga Adelweyss yang menyebarkan aroma khasnya. Untuk sampai di pos Watu Tulis dibutuhkan waktu 45 menit yang hanya berjarak 453 m.

POS IV WATU TULIS-POS V HELIPAD

Pos Watu Tulis berada di ketinggian 2896 mdpl. Didaerah yang sangat indah ini terdapat stasiun pemancar milik TNI AD. Pada musim penghujan terdapat mata air musiman di sisi kiri pemancar. Untuk menuju pos Helipad yang berjarak 630 m dibutuhkan waktu tempuh 30 menit. Keadaan lintasannya mendatar.

POS V HELIPAD-PUNCAK KENTENG SONGO

Pos V dipagari oleh tebing-tebih curam yang merupakan puncak-puncak Merbabu yang terpisah, seperti Puncak Kukusan (2968 mdpl), Puncak Prenggodalem (3119 mdpl), Puncak Kenteng Syarif, dan Puncak Kenteng Songo sendiri sebagai puncak tertinggi. Mata air akan ditemui 150 m arah kanan pos ini (menghadap puncak). Di samping mata air akan ditemui juga kawah mati yang bernama Condrodimuka. Disini pendaki harus benar-benar pandai dalam memilih antara air tawar dan air yang mengandung belerang.

Selepas Pos V pendaki akan dihadapkan pada rute terberat yang bernama Jembatan Setan. Lintasan ini berupa punggungan tipis dengan jurang menganga pada sisi kiri dan kanan lintasan, ditambah lagi hembusan angin yang cukup kencang di sepanjang lintasan yang panjangnya 627 m ini. Selepas Jembatan Setan, pendaki akan tiba di persimpangan. Arah ke kiri menuju Puncak Kenteng Syarif (3119 mdpl), yang hanya berjarak 180 m dengan waktu tempuh 10 menit. Pada Puncak Kenteng Syarif yang datar terdapat makam Mbah Syarif, tokoh masyarakat lereng Merbabu.

Jalur ke kanan/ lurus adalah menuju puncak Kenteng Songo yang berjarak 433 m. Perjalanan melalui jalur ini memakan waktu 45 menit, dengan medan yang menanjak dan sesekali menurun. Dari Puncak Kenteng Songo akan tampak, di sebelah barat Gunung Sumbing dan Sindoro, di sebelah timur Gunung Lawu dan Ungaran, dan di sebelah selatan adalah Gunung Merapi yang berdiri gagah.

28 thoughts on “GUNUNG MERBABU (3142 mdpl), aku datang lagi…

  1. gaK sengaJa nYari inPoh tenTang merbaBU yaNG katanYa keNa traveL warNing..
    ..eh..keTemunya bLog iNi
    kaMi romBongan daRi soLo mau ke saNa LewaT tHekeLan juGa, tgL 14-nya
    samPai jumPa di kenTeng soNgo (insYa Allah, amiN)

  2. wah ,,,dari solo yah, kayaknya ketemu dah kemarin coz sekaramg gw dah pulang ke jogja..nie … asik kenangan yang tak terlupakan

  3. wuiiiih bagus banget ya fotonya walaupun ga bisa di zoom,,,,kayanya aku harus ke merbabu deh secara bapakku itu orang salatiga jadi daoin aja yach mudah2an aku bisa naik ke merbabu,,,
    merbabu aku datang,,,,,,,,,,,sambut aku dengan keindahan alam yang kau miliki,,,,,,,,

  4. siiip….nikmatilah alam sebelum alam menikmati kamu.. apa sih artinya..ehehehe

  5. hmmmm…naek gunung adalah satu aktifitas yang sekarang jarang aku kerjakan. pengen banget si. alo dulu? wah jangan tanya! hampir setiap minggu. malah pas liburan sekolah. hari sabtu sampai senin naek, hari jumatny dah kegatelan naek lagi! kalo sekarang menjelang tua begini…. jarang! paling dua bulan sekali. tapi aku mesi merindukan saat2 gila mendaki itu…….

  6. ohh Merbabu
    Tiap Akhir Pekan Aq sLAlu menaikinya, Wlopun gak Sampe Puncak c!!!!!
    Coz klo ke puncak dah ada jadwal tersendiri paling lama itu 2 bulan sekali naik ke puncak gunung merbabu.

    Rumah Q di daerah selo, boyolali..
    tw dunk yang sudah naik gunung merbabu Hehehehe

    klo mw naik ajak2 ya!!!

    hub, aq lwat email In_Dar@yahoo.com

    ehh yang dari tadi salatiga sapa??
    Dari SMA brapa Dlu?

  7. gw sering naek dulu….kenal ma pendaki2 yg sering melepas kepenatan ke meerbabu , serpti ms cendol, ms tri, dll aku dulu sma 1 tengaran….kab sem

  8. th 2007 kemaren tptnya bln agustus w ke merbabu,sumpah…. keren bgd, ternyata keindahan alam dsn ckup membuat w kangen mw ksn lg,pi kpn lg y ????? mnurut w naek gnung itu adlh hal yg pling asiiiikkkk…. merbabu…see u next time…
    oyy wat ank2 Mapala UPN jogja kpn k UNAS ???

    • kemaren ada lomba orientering lho di unas!!!
      gw anak SWATALA universitas mercu buana,yg mau ngadain perlombaan berikut nya,,
      lo mesti dateng dan partisipasi dalam lomba orientering yg gw buat open lho,,

  9. hehe,,kapan y ke UNAS…?

  10. 3 kali ke merbabu ternyata tetep ga buat bosen,i love merbabu see u next time

  11. wah bener bener keren naik ke gunung Merbabu…. gue ama sobat-sobat gue punya pengalaman menarik buaget….
    camping disana yang adem buanget tapi yach cukup berkesan …pemandanganya bo. bener-bener beautiful.. budi neh dari majenang

  12. perjalanan yang sangat menyenangkan. 2 kali naik gunung merbabu

    terakhir kesana tahun 2004 malam tahun baru di puncak gunung merbabu

    bulan apa aja pendakian diadakan sekarang?

    ada planning mau naik lagi

    thanks

  13. Aku cah ndemak bos,,saya jaga sneng naik gunung merbabu .pokoe ntar klau da naik bareng ke gunung merbabu kasih tahu aku ya…soale aku I LOPE KARO MERBABU…

  14. Jadi kangen naek gunung, Pa kabar Merbabu…,gw pernah sekali naek Merbabu pas kuliah, setelah kerja n merit gak pernah bisa lagi..

  15. kapan nich pendakian bareng2?

  16. tar akhir taun nak bogor naek ke sana.

  17. huwaa….
    baru mo rencana kesana…nie…
    baca2 cerita ttg merbabu kayaknya indah banget disana…
    jadi pengen nihh…
    tapi…
    yg aq mau tanyakan…
    aq bukanlah seorang pendaki gunung…sekali pun belum pernah…
    apa yg harus aq persiapkan???
    trus juga nie ortu malah ga ngijinin…
    katanya itu gara2 aq ‘cewe’…fiuhh,,,.
    kasih saran dong…pliss…
    apa medannya tlalu berat buat cewe..apalagi berjalan ditengah malem gituh??
    T______________________T

    • semua yg kamu buthkan, termasuk ransel, misting, carpet, sliping bag, senter, jaket tebel sepatu, dll… ada di googling cob aja.. trus masalah ijin coba km yakinin ortu kalo ada yg jegain kamu.

  18. buat temen2 daerah jateng kasik informasi transportasi gunung slamet, sindoro, sumbing, merbabu, merapi dong
    cz temen2 q pengen ngadain pendakian kesana

  19. kalo dana perjalanan dari jakarta ke merbabunya brapa yaa? trus apa aja yang harus disiapkan?

    • kalo dari jakarta naik kereta kejogja dulu atau semarang daniel, saya sayarnkan kejogja ajaa,, habs tu naik bis ke magelang, turun terminal magelang trus, naik bis kecil kearah kopeng… turun di umbulsongo.. nah mulai pendakian, saya sarankan beli perbekalan dibawah dulu..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s