17 Agustus 2008, HUT Indonesia Merdeka


Pada tanggal 16 Agustus 1945 malam, Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia mempersiapkan proklamasi dalam rapat di rumah Admiral Maeda (JI Imam Bonjol, sekarang), yang berakhir pada pukul 03.00 pagi keesokan harinya. Panitia kecil yang terdiri dari 5 orang, yaitu Soekamo, Hatta, Soebardjo, Soekarni, dan Sayuti Malik memisahkan diri ke suatu ruangan untuk menyusun teks proklamasi kemerdekaan. Soekarno meminta Hatta menyusun teks proklamasi yang ringkas. Hatta menyarankan agar Soekarno yang menuliskan kata-kata yang didiktekannya. Setelah pekerjaan itu selesai. mereka membawanya ke ruang tengah, tempat para anggota lainnya menanti.  Naskah proklamasi tersebut  baiknya ditandatangi oleh dua orang saja yaitu Soekarno dan Mohammad Hatta, usul Soekarni dan disambut  bertepuk tangan riuh hadirin tanda setuju.

Dan akhirnya hal istimewa :

Pertama yaitu Diproklamirkannya Kemerdekaan Indonesia  oleh Soekarno dan Mohammad Hatta atas nama bangsa Indonesia, 17 Agustus 1945 tepat pada jam 10.00 pagi di Jalan Pengangsaan Timur 56 Jakarta. Pada tanggal 18 Agustus  1945, Ir Soekarno diangkat sebagai Presiden Republik Indonesia dan Drs. Mohammad Hatta diangkat menjadi Wakil Presiden Republik Indonesia, Mulai saat itu Indonesia bertekad untuk menentukan nasib bangsanya sendiri tanpa campur tangan orang lain (penjajah). Kebebasan yang diraih dengan harga teramat mahal, yaitu  berkorban jiwa raga, tumpah darah   dan keringat. Itulah kebebasan Teritorial yang di persembahkan para patriot bangsa pendahulu kita. Cikal bakal lahirnya hak atas  kebebasan tiap komponen bangsa meraih peluang  mengaktualisasikan potensinya, Kebebasan berbicara pengeluarkan pendapat dan penyampaikan aspirasinya, merealisasikan potensi diri (pribadi) mencapai apa yang menjadi cita-cita luhur. Namun kebebasan ini harus pada tempatnya agar tidak menggerogoti kesatuan dan persatuan bangsa. Bersama menjaga agar kebebasan komponen bangsa (pribadi) tidak mempengaruhi secara sepihak (tirani) orientasi cita-cita bangsa melaksanakan pancasila secara murni dan konsekuen yg bersifat menyeluruh. Negara  Kesatuan Rebopublik Indonesia  melayani dan mengayomi seluruh rakyatnya secara  merata dan proporsional, bukan kepada golongan tertentu apalagi tertuju kepada individu, demi tercapainya Kemanusiaan yang adil dan beradab. Akhirnya batas2 Kebebasan pribadi dan Kewenangan negara wajib kita jaga bersama agar masing-masing berjalan pada koridor dan sesuai fungsi sesungguhnya tanpa ada penyelewengan, pilih kasih, rekayasa, manipulasi, sehingga pada akhirnya tercipta  damai, bebas merdeka, adil merata secara materi dan spiritual…..SA  INDONESIA  YANG  KE  63,

17 AGUSTUS 1945 -17 AGUSTUS 2008

Bangsa yang besar adalah Bangsa yang menghargai Jasa pahlawannya, melaksanakan amanah dan melanjutkan cita-cita perjuangannya. Masyarakat maju berkembang ,  damai sejahtera adil dan makmur adalah cita-cita luhur perjuangan bangsa Indonesia

2 thoughts on “17 Agustus 2008, HUT Indonesia Merdeka

  1. Merdeka!…..
    Poin keduanya ko’ gak ada ??

  2. Meerdeka.. juga..point kedua..sekali merdeka tetap meerdekaa

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s