Pengguna rapid*share Mulai Diburu Polisi

rapid*share disebutkan telah membuka data penggunanya yang mengunggah (upload) file-file melanggar hak cipta. Pengguna rapid*share pun mulai diburu oleh polisi.

Dampak perburuan itu dialami seorang pengguna rapid*share yang kedatangan ‘tamu tak diundang’ alias razia di rumahnya. Kepolisian merazia rumah pengguna rapid*share itu karena ketahuan mengunggah album terbaru Metallica.

Seperti dikutip detikINET dari TorrentFreak, Senin (27/4/2009), razia tersebut merupakan buntut dari diserahkannya data pengguna oleh rapid*share pada pemilik hak cipta seperti perusahaan rekaman. Diduga pihak perusahaan rekaman memanfaatkan paragraf 101 dalam hukum hak cipta yang berlaku di Jerman.

Sebelumnya, paragraf tersebut digunakan untuk meminta Internet Service Provider (ISP) untuk mengungkap alamat IP pengguna layanan berbagi file. Kini, paragraf yang sama bisa digunakan untuk meminta perusahaan seperti rapid*share untuk mengungkap identitas penggunanya.

rapid*share selama ini menyediakan layanan hosting file yang bisa diakses pengguna internet. Pengunggah file di rapid*share biasanya tak akan ketahuan identitasnya karena tak mempublikasikan alamat IP dan juga tidak berbagi file secara langsung.

Sumber : http://www.detikinet..com

This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

One thought on “Pengguna rapid*share Mulai Diburu Polisi

  1. kalau di Indo, rapidshare masih lebih dimanfaatkan para penghayat-penghayat film porno.

    Salam kenal,
    wisedan.wordpress.com

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s