Di Indo ada orang nyerang JK pake batu,di belanda lebih extrim !!

Mobil Tabrak Warga, Incar Ratu Beatrix
APELDOORN – Tanggal 30 April yang merupakan hari ulang tahun Ratu Juliana selalu dinanti-nanti rakyat Belanda. Seperti hari kemerdekaan 17 Agustus bagi rakyat Indonesia, pada momen yang disebut Hari Ratu itu, rakyat Belanda mengadakan pesta dan aneka lomba di mana-mana.

Namun, 30 April kemarin, untuk kali pertama pesta tersebut berganti menjadi hujan tangis di seluruh negeri. Duka cita nasional itu dipicu oleh sebuah upaya penyerangan terhadap Ratu Beatrix, anak sulung dan pengganti Ratu Juliana, serta keluarganya di Kota Apeldoorn, Belanda.

Sebuah mobil Suzuki Swift hitam berkecepatan tinggi merangsek ke kerumunan warga dan melaju ke arah bus terbuka yang ditumpangi keluarga kerajaan. Dua orang tewas seketika akibat tertabrak dan 12 lainnya luka-luka. Mobil tersebut menerobos dua pagar pembatas. Berdasar urutan kejadian itu, diduga kuat serangan tersebut disengaja.

Ketika mobil melaju cepat ke arah Istana Het Loo, para petugas keamanan hanya bisa melongo. Mereka tak menduga ada serangan sebrutal dan senekat itu. Tempat kejadian yang berupa sebuah perempatan kemudian penuh darah. Para korban yang sebagian besar warga sipil dan di antaranya terdapat anak-anak berserakan sampai jarak sepuluh meter.

Menurut petugas kepolisian setempat, Suzuki Swift itu menabrak 23 orang dan akhirnya berhenti setelah menabrak pagar Monumen De Naald. Pengendara mobil menerobos dua lapis pagar pengaman dengan kecepatan setidaknya 80 kilometer per jam.

Meski terluka, sopir nekat itu tidak ikut tewas. Dia kemudian dikeluarkan dari mobil dan ditahan untuk dimintai keterangan. Polisi langsung mengisolasi dan memeriksa mobil penebar teror tersebut. Tim antibom bersama tim antiteroris nasional terlibat dalam penyelidikan insiden di Apeldoorn itu.

Walaupun menimbulkan banyak korban, target penerobos, yakni Ratu Beatrix, lolos dari maut karena belum tiba di lokasi saat insiden berlangsung. Rombongan keluarga kerajaan yang saat itu sedang naik bus terbuka menuju Istana Het Loo hanya beberapa detik lewat sebelum Swift tersebut menerobos. Keluarga Ratu menyaksikan semua kejadian tragis itu dengan mata kepala sendiri.

Tim keamanan langsung mengawal rombongan memasuki istana. Keluarga kerajaan segera memutuskan membatalkan semua acara perayaan Hari Ratu di Apeldoorn. Berbagai perayaan di kota-kota lain di Belanda juga dibubarkan.

Melalui pernyataan resmi yang disiarkan ke seluruh pelosok negeri, Ratu Beatrix menyatakan berbelasungkawa kepada para korban dan keluarga mereka. Juru bicara kerajaan menyatakan, ratu dan anggota kerajaan sangat kaget atas kejadian tersebut.

Meski tanggal lahirnya 31 Januari, Ratu Beatrix memutuskan tetap mempertahankan Koninginnedag (Queen’s Day) tanggal 30 April sebagai penghormatan bagi ibundanya, Ratu Juliana yang lahir pada tanggal itu. Lagi pula setiap tanggal 30 April cuaca relatif menyenangkan di belahan bumi utara macam Belanda.

Di Indonesia, Hari Ratu biasanya juga dirayakan secara istimewa tidak hanya di kedutaan Belanda di Jakarta, tapi juga di kota-kota besar seperti Medan, Bandung, Jogjakarta, Surabaya dan Denpasar. Selain itu sekitar 3.000 warga Belanda yang tinggal di Indonesia juga menggelar berbagai acara untuk anak-anak hingga pertandingan golf.

(BBC/CNN/AP/kim)

This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s