Metode perhitungan kentut

Qualitas Kentut :
Menurut kesepakatan terakhir para kentutologist dalam Konvensi Kentut Sedunia yang diadakan di bawah pohon petai, qualitas kentut dirumuskan dengan:

Qk = sinh(Sk) + ln(Bk) + [exp(Kk)]^Jk
Di mana :
Qk = kualitas kentut (DUT)
Sk = suara kentut (dB)
Bk = bau kentut (mol)
Kk = kecepatan kentut (m/s)
Jk = jangkauan kentut (A)

Metode Pengukuran Kentut

Menurut Handbook of Professional Kentut, terbitan Kentut University of America (KUA) disebutkan bahwa metoda pengukuran kentut yang diakui ada 3, di mana masing-masing memiliki efek samping.

1. Metode Endus

Metode ini paling simple tapi juga paling presisi. Caranya adalah dengan mendekatkan hidung ke sumber kentut, dan enduslah jika kentut sudah mencapai titik extrimnya. Efek samping metode ini dikenal dengan efek 3M 1P, yaitu “Mendelik, Mual, Mabok, dan Pingsan”.

2. Metode Tangkap

Metode ini kurang presisi namun justru paling populer. Caranya adalah dengan menangkap sampel kentut dengan tangan, kemudian sampel tersebut dibuka di depan hidung sendiri. Efek sampingnya adalah “Nyengir dan Merem-Melek”.

3. Metode Hidung tetangga

Ini metode yang kurang populer namun sebenarnya sangat memenuhi standar kesehatan. Caranya sama dengan metode kedua, bedanya adalah hidung yang dipakai adalah hidung orang lain (tetangga). Jika kurang hati-hati bisa menimbulkan efek 2D, “Dimaki dan Didamprat”.

Silakan para pemerhati memilih metode yang cocok. Adapun resiko ditanggung sendiri oleh pelaku.

sumber : http://tolololpedia.wikia.com/wiki/Kentut

This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s