Waiting..

Ternyata sudah hampir dua bulan berlalu ketika pertama kalinya menatap mata indahmu. Tatapan yang membuat paru-paru tak mampu mengikat oksigen, menikam menembus jantungku. Kau sungguh membuat aku terpaku.

“How am i supposed to tell you how i feel
I need oxygen”

-Colbie Caillat

Mungkin benar adanya aku tak pantas, meskipun hanya menunggumu. Jikalau engkau memintaku menunggu sebentarhanya sebentar…aku akan menunggumu untuk selamanya.Aku tak pernah mengira akan terjadi hal seperti ini. Kau datang membawa sebuah cerita. Aku juga tak menyangka aku bisa bertahan . Mungkin engkau memang tak pernah membuka hati untukku. Aku sangat bersyukur bisa mengenalmu walaupun sangat ingin lebih dari kamu memanggil aku mas yuda

Tahukah kau yang membuat daun dan rumput bergoyang?
Karena angin terburu-buru ingin menyapamu, membuatnya menghantam semua yang ada di depannya.

Dia ingin membuatmu sejuk di siang yang menyengat.
Aku tak mungkin menyejukkanmu setiap hari…
Oh angin….terbangkan rasa sayangku ini kepadanya, bisikkanlah di telinganya.

“All your eyes have ever seen
All you’ve ever heard
Is etched upon my memory
Is spoken through my words”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s