Tips Beli Rumah via KPR

Kebutuhan manusia akan rumah tinggal sangatlah tinggi, terutama di daerah perkotaan. Lahan yang semakin sedikit dan permintaan akan rumah untuk pembeli atau pembelian rumah yang banyak, mengakibatkan harga rumah untuk jual semakin tinggi. Selain itu para penanam modal atau developer di bali, benar-benar menginvestasikan uang mereka dengan cara membeli rumah tinggal.
Peningkatan harga rumah untuk jual yang sangat signifikan, disatu sisi menguntungkan pemilik, disisi lain membuat kemampuan keuangan pembeli rumah  menurun. Salah satu cara untuk mengatasi hal ini adalah dengan mencari rumah KPR ataupun bank KPR, yang menyediakan pelayanan penyedian uang pinjam bank KPR.

Begitu banyak developer di bali atau pengembang rumah untuk jual, yang menyedikan perumahan dengan beraneka ragam model atau jenis. Didukung dengan fasilitas perumahan yang lengkap seperti, jalan depan rumah yang lebar, instalasi listrik dan instalasi air.

Mengenai cara pembeli rumah untuk melakukan pembayaran ada banyak cara, yang salah satunya melalui peminjaman uang bank KPR. Cara ini merupakan alternatif terbaik, bagi para pembeli rumah yang terbatas akan dana dan berkeinginan untuk memiliki rumah idaman mereka.

Ada satu hal yang harus di ingat, KPR adalah sebuah produk dari bank dan bank akan selalu mengambil keuntungan dari produk mereka. Selain itu masing-masing bank memiliki aturan sendiri dalam penyedian pinjam bank KPR. Agar dikemudian hari tidak menimbulkan masalah dalam pinjam bank KPR, ada baiknya para pembeli rumah dalam mencari kredit rumah untuk jual, mepelajari jasa peminjaman uang pinjam bank KPR.

Di artikel ini kami akan berbagi kiat atau tips beli rumah dari produk KPR bank, dan berikut tips-tips dari kami:

Hal yang perlu dipertimbangkan  memiliki rumah dengan KPR dari bank.

  1. Reputasi bank adalah kunci utama yang harus anda pertimbangkan sebelum mengajukan KPR.
  2. Cari tahu dari bank penyedia KPR batas kredit yang mereka tawarkan.
  3. Pilihlah bank yang memilki jaringan luas di seluruh Indonesia agar lebih mudah untuk anda dalam melakukan pembayaran di kemudian hari.
  4. Pelajarilah aturan dan syarat dari bank-bank penyedia KPR, seperti tipe bunga dan minimum pembayaran tiap bulan.
  5. Persiapkanlah dana 25 % melebihi dana minimum pengajuan KPR, jika belum ada, sebaiknya jangan mengajukan KPR.

Aturan proses atau prosedur pinjam KPR.

  1. Pilihlah rumah yang memiliki nilai investasi lebih dan setelah anda yakin akan nilai investasi dari rumah, barulah meminta informasi pengajuan KPR ke bank.
  2. Sebelum penyetujuan kredit KPR, bank akan melakukan wawancara kepada yang mengajukan pinjaman dan wawancara tersebut mengenai latar belakang peminjam dan kesanggupan peminjam KPR untuk membayar tagihan cicilan perbulan.
  3. Jika bank telah menyetujui, maka dimulailah proses penandatanganan melaui notaris untuk pengurusan akta kredit dan sertifikat rumah.
  4. Serah terima kunci akan dilakukan setelah proses penandatangan selesai dan sertifikat akan di kembalikan setelah pelunasan cicilan KPR.

Syarat-syarat yang di minta bank kepada pemohon KPR.

  1. Pengisian formulir aplikasi KPR bank.
  2. Melengkapi dan melampirkan dokumen-dokumen seperti:
  3. Foto kopi ktp (bagi yang sudah menikah, juga melampirkan foto kopi suami atau istri).
  4. Akta pernikahan atau Akta Perceraian (bagi yang sudah menikah atau yang telah bercerai)
  5. Surat keterangan tentang kewarganegaran WNI
  6. Rekening tabungan, biasanya rekening tabungan dari bank bersangkutan.
  7. Slip gaji selama 3 bulan terakhir (bagi yang bekerja di sebuah perusahaan)
  8. Surat keterangan dari perusahan anda bekerja bahwa anda adalah karyawan di perusahan tersebut dan minimal anda telah bekerja selama 2 tahun.
  9. Akta kepemilikan dari rumah (sertifikat rumah), IMB, serta surat pajak bumi dan bangunan.
  10. untuk pinjaman kredit lebih dari Rp.100.000.00, maka diperlukan kartu NPWP pribadi atau atau form surat SPT PPH 21 dari kantor pajak yang diberikan kepada anda setiap tahun, biasanya melalui perusahan anda bekerja.

Sistem penentuan suku bunga bank: bunga menetap atau suku bunga anuitas.

  1. Bunga menetap, adalah pilihan terbaik untuk kredit jangka panjang minimal 10 tahun, karena tidak terjadi perubahan suku bank walaupun suku bunga bank naik ataupun turun setiap bulannya.
  2. Suka bunga anuitas, adalah sistem pinjaman dengan pembayaran bunga sesuai dengan tingkat suku bunga tahunan yang biasanya berubah setiap tahunnya.

Kelebihan dan Kekurangan suku bunga menetap dengan suku bunga anuitas.

  1. Bagi yang mengingikan tagihan cicilan bulanan yang menetap sehingga mampu memperhitungkan budget perbulan, maka sistem suku bunga menetap adalah pilihan yang tepat buat anda. Jika terjadi kenaikan suku bunga, maka anda tidak perlu merasa khawatir akan kenaikan suku bunga, karena pembayaran cicilan anda masih tetap sama setiap bulannya.
  2. Jika terjadi penurunan suku bunga selama waktu kredit anda, maka anda tetap harus membayar sesuai dengan bunga yang sudah ditetapkan jika anda memilih suku bunga menetap. Disinilah kelebihan dari suku bunga anuitas yang akan menurunkan suku bunga yang harus anda bayarkan setiap bulannya. Masing-masing memiliki kelebihan dan kekurangan.

Tips untuk memperlancar proses permohonan KPR bank:

  1. Persiapkanlah semua dokumen persyaratan yang diminta oleh bank.
  2. Mimiliki rekening tabungan di bank tempat anda mengajukan KPR.
  3. Jika anda mendapat gaji berupa kas, tabungkanlah uang anda, sehinga penghasilan tetap anda akan terlihat sebelum anda menggunakan untuk keperluan sehari-hari.
  4. Maksimum cicilan utang adalah 33 % dari penghasilan rutin. Jika anda menghasilkan setiap bulan sebesar Rp.6.000.000 maka maksimum cicilan perbulan yang akan di setujui bank adalah sebesar Rp. 1.980.000.

sumber ; http://www.rumahjualbali.com

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s