Aku belumlah petang merah jingga di detik menit

Bagai kepak sayap burung pulang

perkasa di selasar bintang,

laksana camar menjelajah riang

selami laut penuh tawa

waktupun betah berlabuh: menunggu di bulan agustus

Aku belumlah petang merah jingga di detik menit

yang hanya duduk membatu menatap

dentang usia

Aku sejatinya adalah pelukis masa dan kisah

bagai senyum berpendar dengan beribu kunang kunang

hingga malam tak lagi gulita.

Grandtropichotel, 11 agustus 2011

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s