Kenapa orang kaya semakin kaya, kelas menengah bergumul terus, dan yang miskin bablas miskin ?

Kenapa orang kaya semakin kaya, kelas menengah bergumul terus, dan yang miskin bablas miskin ?

Kenapa orang kaya semakin kaya ?, karena begitu orang kaya penghasilannya bertambah besar maka gaya hidupnya sementara tetap (menunda kesenangan). Penghasilan yang lebih ini diinvestasikan kedalam asset (beli saham yang menghasilkan deviden, rumah kost kost-an, ruko yang dikontrakkan, Mall yang disewakan, sarang walet, usaha-usaha yang menghasilkan, dll). Sedemikian sehingga penghasilan mereka bertambah besar. Dan ketika penghasilan mereka bertambah besar lagi, mereka investasikan lagi ke dalam asset tersebut diatas, sehingga semakin kaya dan semakin kaya lagi.

Kenapa orang menengah bergumul terus secara financial?
Ketika orang menengah penghasilannya bertambah besar maka dia mencicil rumah yang lebih besar, mobil yang lebih besar, handphone yang lebih canggih, komputer yang lebih modern, televisi yang lebih besar, audio yang lebih canggih dan banyak sekali uang untuk kewajiban sehingga masuk kedalam pengeluaran. Orang menengah ini bisa memiliki rumah yang besar, mobil yang besar tapi tidak mempunyai uang yang bekerja untuk dia. Dan seumur hidupnya menjadi budak uang karena membayar cicilan semakin besar seumur hidupnya.

Kenapa orang miskin bablas miskin ?
Orang miskin tidak perduli seberapa besar pun penghasilannya semua akan masuk ke pengeluaran.

Contoh :
Orang miskin begitu penghasilannya bertambah besar mereka beli TV yang belajar, beli jamnya yang mahal, beli hp yang lebih baru, beli baju mahal, makan di restoran mewah, ikut keanggotaan fitness, ikut asuransi yang tidak perlu, dll.

Silahkan dijawab dengan kejujuran masing-masing dibawah ini  :
Bila penghasilan Anda bertambah besar, Anda belikan apa? Hal-hal yang menghasilkan uang lagi atau hal-hal yang menghabiskan uang. Silahkan dijawab, Anda yang tahu termasuk golongan manakan Anda?

selamat membaca.

sumber:
Tung Desem Waringin

Advertisements

Traditional Beer From Indonesia

CIU SOLO

Ciu merupakan sebuah nama sebutan untuk minuman keras khas dari daerah Banyumas dan Bekonang, Sukoharjo. Meskipun mungkin ada hubungannya tapi tidak sama dengan Ang Ciu atau arak merah Cina. Di Banyumas Ciu merupakan hasil fermentasi dari beras dengan kadar alkohol mencapai 50-90%. Di tempat ini Ciu illegal dan dengan aktif diberantas oleh pemerintah daerahnya. Di Bekonang di lain pihak, pembuatan Ciu ini didukung oleh pemerintah daerahnya, sehingga menjadi sangat populer dan dipasarkan ke seluruh Karesidenan Surakarta, Surabaya hingga Madura. Pada jaman dahulu setiap ada hajatan malamnya pasti diikuti dengan acara mabuk “Ciu Bekonang”. Ciu ini pembuatannya menggunakan tape dan ketan sehingga hasil fermentasi dari singkong tidak seperti saudaranya di banyumas. Kedua Ciu tidak berwarna, bening dan rasanya sangat kuat

Lapen Yogyakarta

Nah minuman keras asal Yogyakarta ini reputasinya sungguh buruk. Coba saja Kalian cari di google mengenai minuman ini, halaman awal akan didominasi kisah-kisah tragis penegak lapen, dari kebutaan, kelumpuhan, sampai kematian massal. Namanya pun sudah cukup sangar Lapen merupakan singkatan dari “langsung pening”. Memang cara pembuatan nya akan membuat kita geleng kepala. Alkohol 98,5% dicampur 15 liter air mineral ditambah gula dan pemanis lainnya, didiamkan 12 jam siap untuk dikonsumsi. Kalian yang jeli akan bertanya alkohol apa yang dipakai? Disitulah masalahnya karena tidak jelas maka minuman ini sering terkontaminasi Methanol yang sangat beracun (bahan kosmetik, pembersih, dll) yang akan menjadi asam di dalam tubuh dan menyerang sistem saraf terutama saraf mata. Lebih parahnya lagi di Yogyakarta para pemuda yang hilang arah sering adu keberanian dengan mencampur Lapen dengan berbagai cairan lain untuk memperkuat rasanya

Arak Bali

Mirip dengan tuak, arak bali merupakan minuman keras hasil fermentasi dari sari kelapa dan buah-buahan lain. Kadar alkoholnya 37-50%. Arak ini dari namanya saja sudah jelas berasal dari Bali dan sering digunakan dalam upacara-upacara adat. Dalam upacara menghormati para dewata arak akan dituangkan ke daun pisang yang sudah dibentuk seperti tangkup dan kemudian arak akan dicpiratkan tangan kanan dengan bantuan sebuah bunga. Arak-arak untuk upacara biasanya mutu terendah karena arak terbaik akan diminum. Arak ini cukup populer juga di kalangan wisatawan di Bali dan salah satu resep cocktail yang terkenal adalah “arak attack” yaitu campuran Arak Bali dan orange juice. Meskipun banyak turis mancanegara tidak akan terkesan dengan rasa arak dibanding minuman keras dunia lainnya namun keberadaan Arak Bali jelas membantu seorang asing menikmati liburannya dan mempromosikan pulau dewata.

Cap Tikus & Sagoer

Cap Tikus merupakan minuman keras dari Manado hasil penyulingan Sagoer. Sagoer sendiri adalah cairan yang disadap dari pohon enau dan mengandung sedikit kadar alkohol sekitar 5%. Setelah disuling dengan cara tradisional, minuman khas Minahasa ini menjadi pendorong kerja untuk kalangan petani. Namun saat ini Cap Tikus lebih menjadi sarana pelampiasan dan mabuk-mabukan. Begitu berbahayanya minuman ini hingga orang-orang tua mengingatkan agar bisa menahan atau mengontrol minum minuman Cap Tikus. Sejak dulu pula dikenal pameo menyangkut Cap Tikus, minum satu seloki Cap Tikus, cukup untuk menambah darah, dua seloki bisa masuk penjara, dan minum tiga seloki bakal ke neraka.

Kue Cinta

KUE CINTA

BAHAN :
1 pria sehat
1 wanita sehat
100% Komitmen
2 pasang restu orang tua
1 botol besar kasih sayang murni

BUMBU:
1 balok besar humor,
25gr rekreasi,
1 bungkus besar doa syukur,
2 sendok makan besar
komunikasi,

(semuanya diaduk hingga merata & mengembang)

Tips:
• Pilih pria dan wanita yang benar-benar serasi dan seimbang.
• Sebaiknya mencari di toserba bernama TEMPAT IBADAH, walaupun agak jual mahal tp mutunya terjamin.
• Hindari mencari di pasar yg bernama DISKOTIK atau PARTY krn walaupun modelnya bagus & harum baunya tp kadang menipu konsumen bahkan kadang menggunakan zat pewarna yg bs merusak kesehatan.
• Gunakan Kasih sayang cap “Iman, Penerimaan, Pengertian & Kasih” yang telah memiliki sertifikat ISO dari Departemen Kesehatan & Kerohanian.

Cara Memasak:

• Pria dan Wanita dicuci bersih, di pisahkan semua masa lalu yg kurang bermanfaat utk kemudian dibuang shg tersisa niat tulus yg ikhlas
• Siapkan loyang yg telah diolesi dgn komitmen & restu orang tua secara merata
• Masukkan niat yg murni ke dlm loyang & panggang dgn api cinta merata sekitar 30 menit di dpn penghulu atau pendeta
• Biarkan di dlm loyang tadi, sirami dgn semua bumbu di atas
• Kue siap dinikmati

Catatan:

Kue ini dapat dinikmati oleh pembuatnya seumur hidup & plg enak dinikmati dlm segala keadaan dimana kasih hangat menyertai. Kalau sdh agak dingin, tambahkan lg humor segar secukupnya, rekreasi sesuai selera, serta beberapa bungkus doa syukur & beberapa sendok komunikasi, kemudian dihangatkan lg di oven bermerk “UNCONDITIONAL LOVE” diatas api cinta & kasih sayang. Setelah mulai hangat, ingat utk selalu berdekatan atau telp2xan bila berjauhan.

Selamat mencoba & selamat menikmati, dijamin halal…

back to th 90 diindonesia

Masih inget taun 90’an??
Jaman SD-SMP kita dulu yg pernah Trend?

*Artis cilik Bondan Prakoso (Lumba”)
Eno Lerian (Nyamuk nakal)
Melisa (Semut” kecil)
Meysi
Trio Kwek2
Agnes Monica (y)

*Baca komik Doraemon, Dragon Ball, Kungfu Boy atau StoryBook Ghoosebumps dikelas sampe disita guru 😀

*Rebutan main Mesin Dingdong. Klo yg tajir beli Nintendo, Sega, ato Gameboy buat main game Mario Bross sama Sonic.

*Ngabisin koinan di Telpon umum atw Wartel, PDKT sama kenalan.

*Pake jam G-shock (y)

*Main Monopoli, Ular Tangga atw Kartu Hologram, Kuartet yg kalah d coret pake bedak 😀

*Maen TAMIYA sampe lupa waktu, akirnya Ortu dateng cariin ke trek tempat maen tamiya

*Makan ANAK MAS n coklat coki2 yg msi eksis mpe skrang

*Beli coklat Ayam Jago sama Wafer coklat merk SUPERMAN n Makan Jagoan Neon biar lidah nya berubah warna warni =D:p

*Setelah era sablon sama bordiran ALIEN atw Shuvit berlalu gantian pake baju ala POINT BREAK (Stussy,Mossimo, Billabong, Rip Curl,Volcom dll)

*Bangga make tas slempang bermerk KutaLines atw Dagadu (y)

*Nonton KOTARO MINAMI jd Ksatria Baja Hitam dan SaintSeiya Sama Power Ranger

*Beli sepatu skolah yg diblakangnya ad lampu nyala (PRO ATT) :p

*Ngumpulin TAZOS dari Chiki, Chitato yg banyak punya koleksi bangga <=-P

*Melihara binatang yg hrus d ksih mkan tiap hari n ga hrs beli kandang,Yuup..,TAMAGOTCHI =))

*Ngumpulin krtas file lucu2 n tuker2an sm tmn:$

*Gosip klo dlu ad Pulpen narkoba yg wangi bngett:/

*Make NECKERMAN anti SLIP or CARVIL dan diplesetin jadi “nyekerman”

*Ngerasa kurang gaul klo belum ngisi Diary punya temen "My Biodata" X_X

Naaah udah Senyum² sendirikan? :$
Jdi inget masa dulu yah,masa paling Indah dibanding sekarang era 2000 an

Kasian yaa adik2 qta skrang,msa kanak2nya trenggut n pada ALAY ,kecil2 ud pake BB, iphone, Android, sok gaul bawa mobil bokap, minum" biar dibilang macho dll..

Kasian yeee
Just share biar kita inget serunya jaman dulu kita sperti apa di bnding sekarang..

Menjaga Kualitas Pelayanan Bank BRI sebagai Observer PPS

Tugas kerja kali ini adalah dari divisi layanan menjadi PPS observer, atau Quality assurance layanan di unit kerja cabang ,kebetulan saya dan 3 temen dapat kantor cabang BRI tanah abang 2 hari kedepan,

jobdesk kami adalah menilai pelayanan terhadap nasabah, oleh frontliners tidak hanya itu produk, premises juga dilihat disana,kaget ketika saya search di google, saya search pelayanan bank bri, yg muncul adalah banyaknya keluhan dari nasabah yang diberitakan di media maya, perlu adanya pembenahan, dalah hal ini observer pps,/quality assurance disamping penilaian MRI nanti yang menilai bank bri mampu meningkatkan pelayanan apa tidak ,bersaing dengan bank2 lain, kedepan sebagai bank tebesar dam tersebar peningkatan kualitas layanan harusnya manjadi titip penting dalam bisnis bank, hal ini membuat kami ingin menjadikan standar layanan yang seharusnya dilakukan, sebagai tugas kami besok

makin maraknya persaingan di dunia perbankan, menyebabkan berbagai strategi telah dilakukan oleh pihak bank dalam rangka menarik minat masyarakat untuk menjadikan nasabahnya. Persaingan perbankan pada beberapa tahun yang lalu, hanya berkisar pada strategi penawaran berbagai variasi produk bank, seperti tabungan dan deposito berjangka dengan suku bunga yang menarik serta fasilitas-fasilitas lainnya.Setelah masalah produk, persaingan semakin meningkat dengan adanya undian berhadiah atau pemberian hadiah-hadiah langsung kepada nasabah. Hal ini menunjukkan bahwa dunia perbankan sangat kompetitif dalam menarik minat masyarakat dan mempertahankan atau meningkatkan hubungan bisnis dengan para nasabahnya.Kini, sebagian besar nasabah tidak lagi tertarik dengan bank-bank yang menawarkan berbagai macam hadiah, yang menjadi pilihan mereka adalah bank yang aman dan sehat. Tetapi apakah hanya aspek aman dan sehat saja yang menjadi pertimbangan utama mereka dalam memilih bank?
Memang citra bank yang aman dan sehat menjadi prioritas nasabah dalam memilih bank, tetapi selain itu ada prioritas lain yang tidak kalah penting, yaitu kualitas pelayanan (Quality of Service). Untuk itu bank dituntut untuk bekerja efektif dan efisien agar dapat memberikan kualitas pelayanan yang baik kepada nasabahnya.
Dapat dikatakan, pelayanan merupakan kemasan jasa, sedangkan kualitas pelayanan merupakan pembentukan citra (image building). Untuk itu, media promosi paling bagus untuk menarik orang-orang datang ke bank komersial ialah pelayanan kepada para nasabah. Tingkat pelayanan bank dapat memicu budaya jual agar pemasaran bank dapat lebih berhasil.
Agar bank komersial bisa meraih sukses, budaya pelayanan yang berkualitas harus dibangun dan ditingkatkan di semua level serta dijadikan citra dan reputasi bank yang bersangkutan. William C. Sarsfield, seorang pengajar di Golden Gate University (1999), menyebutkan bahwa kualitas pelayanan merupakan salah satu dari enam indikator penting (bahan baku) bagi terbentuknya sebuah bank komersial yang sukses. Enam indikator yang dimaksud William, yaitu empathy, customer focus, product pull, quality, management control, dan rewards atau ingredients of a successful commercial bank.
Membangun sebuah budaya pelayanan merupakan tantangan tersendiri yang harus dihadapi bank. Memang, tak mudah mengubah budaya pelayanan yang telah melembaga pada sebuah organisasi atau perusahaan besar. Sekalipun dengan menyewa seorang chief executive officer (CEO) baru. Pada level pekerja, misalnya, meskipun gaji telah dinaikkan, ini bukan berarti, corporate culture ikut berubah dengan sendirinya.
Karena itu, terminologi seperti service excellence, quality service, dan service culture harus selalu jadi pegangan kalangan bisnis perbankan. Hal ini tidak bisa dihindari oleh seluruh jajaran pekerja organisasi bank besar. Bahkan, top management sekalipun.

Kepuasan nasabah akan terwujud karena kualitas pelayanan yang baik. Menurut Brown et al (1991), kualitas pelayanan (service quality) adalah suatu konsep yang terintegrasi di antara semua aktivitas dan proses yang menggantikan pekerjaan rutin. Pekerjaan rutin yang dimaksud bersifat administrasi yang sering kali kaku dan kurang dinamis. Harus diakui, proses pemahaman budaya pelayanan di lingkungan internal bank merupakan bagian yang tidak terpisahkan dengan kegiatan pemasaran (internal marketing). Untuk mendapatkan nasabah yang setia, sudah saatnya jika bank-bank membenahi loyalitas karyawannya terlebih dahulu. Apa pun bentuknya. Mungkin, bank nantinya tidak hanya menekankan pada pelayanan prima (service excellence), tetapi juga yang dapat memberikan pengalaman tersendiri di mata para nasabah.

Membangun dan meningkatkan budaya pelayanan yang baik, terutama pada organisasi bank besar, tidak bisa dilakukan dalam waktu singkat. Kualitas pelayanan sangat penting dan harus terus ditingkatkan karena sangat identik dengan keberadaan lembaga atau organisasi yang bersangkutan. Pelayanan bank yang buruk, misalnya, akan memperburuk pula citra bank yang bersangkutan di mata nasabahnya. Sebaliknya, pelayanan yang baik akan mempercantik citra dan reputasi bank tersebut di kalangan nasabahnya. Karena itu, dapat dikatakan, pelayanan merupakan bagian terdepan (front end) dari suatu kegiatan penjualan (selling). Pelayanan pula yang pada gilirannya akan mempengaruhi besar kecilnya pendapatan bank tersebut.

Semoga kedepan pelayanan dibank BRI ini semakin baik, dan quality service yg excellent dimata nasabah Salam SQ #1

Pertolongan pertama untuk atasi STROKE.

Broadcast dari temen ,aq post disini semoga bisa membantu jika orang terdekat kita mengalami serangan stroke semoga cara mudah ini bisa membantu
Mengenai STROKE ada satu cara yg sangat mudah utk menolongnya. Bukan saja dapat menolong dan juga tak ada efek samping.
Orang yg STROKE dapat ditolong dg cara sbb: Orang yg kena STROKE, pembuluh darah otak akan pecah sedikit demi sedikit. Utk atasin hal ini janganlah gugup/panik. Korban berada di tempat kejadian seperti km mandi/ruang tidur/ruang tamu dll. Jangan dipindah2kan ke tempat lain, karena akan percepat pecahnya pembuluh darah, dan janganlah sampai jatuh lagi. Setelah itu mulailah lepaskan darah korban itu dg gunakan jarum jeksi/jarum jahit yg telah dibakar/disteril dan dapat menusuknya ke ujung setiap jari masing2 sampai darah keluar ± 1-2 tetes. Kalau darahnya tidak keluar dapat diurut sampai keluar, sesudah itu korban akan sadar setelah beberapa menit kemudian. Jika korban mulutnya miring, dapat menarik2 kedua daun telinga sampai merah dan langsung tusuk bagian bawah daun telinga dg jarum yg steril sampai darah keluar ± 1-2 tetes. Setelah korban sadar dan mulutnya sudah pulih kembali, barulah dibawa ke dokter/RS. Biasanya orang yg terkena STROKE pembuluh darahnya akan lebih cepat pecah karena goncangan dalam perjalanan ke RS/dokter. Orang tsb dapat tidak sadar kembali/pingsan dan biasanya akan cacat/lumpuh. (Kita harus ingat MENGELUARKAN DARAH dari jari orang yg terkena STROKE, maka kita sudah bisa menolong orang tsb dari penyakit STROKE

Memperkosa waktu

Langit sudah keunguan berbentur dengan keemasan, dan senja telah menggoda mentari untuk mencumbu fajar, maka malam akan hadir bersama gelapnya. Bersama pekatnya, bersama lekat dinginnya. Bulan akan menjadi dewi satu-satunya dan bintang akan menjadi dayang-dayang. Sungguh istana angkasa yang megah dan indah. Ya, megah dan indah jika mereka semua berharmoni dalam suatu guratan suci yang menakdirkannya untuk menerangi bumi. Menyinari secercah cahaya untuk melepaskan manusia dari kesakitan-sakitan nurani, dari perangkap-perangkap duniawi. Memberi perhiasan pada waktu yang tak lelah memberi ruang pada mereka dan kami manusia. Menabur kerlip-kerlip pada hidup yang  mati rasa. Memercik sinar pada rasa yang nyaris hambar. Namun, malam ini bulan seperti sedang enggan menyinari, memberi, menabur dan memercik apapun. Aku tak tahu dan tak mengerti.
Kegelapan malam menjadi tempat pembaringan bulan yang sudah sangat pasi. Dihimpit kerinduan pada bintang. Awan beringsut memeluk bulan dalam syahdu kesunyian. Langit temaram, suram, kelam. Begitu mengharukan. Kilatan-kilatan dengan gema dan gaung mengerikan mencakar, mencabik, menampar langit. Sementara bumi, bersorak-sorai ditengah kegundahan bulan. Manusianya ingar bingar, terhipnotis kecantikan waktu. Waktu menjadi pelacur sekarang. Semua orang berlomba menikmati waktu dengan kesenangan tiada tara, mencumbunya dengan birahi-birahi setan. Menciuminya dengan beringas, menggelinjang dan mendesah panjang. Dan jika waktu sudah kelelahan, manusia itu akan menghibur diri “aku punya banyak waktu”.  Waktu tak ditakdirkan untuk berbicara, hanya ia tak pernah mati. Tuhan memberikan banyak nyawa padanya. Manusia-manusia itu lalu mengangkangi waktu, dimana saja. Di tempat tidur, kamar mandi, ruang kerja, kantor, sekolah, kampus, angkutan umum, toilet, kafe, bar-bar, hotel, jalanan. Manusia semakin tidak senonoh terhadapnya. Memelototinya dengan tatapan mesum. Menelanjanginya.
Waktu memang memperdaya manusia, dengan segala daya pikat yang membuat siapa saja ingin memeluknya. Samar-samar harumnya. Waktu terlalu menggairahkan bagi mereka yang tak tau bagaimana menghargainya. Laki-laki, perempuan, tua, muda, bodoh, pintar, kaya, miskin. Semua sama, mereka tak pernah diberikan pelajaran bagaimana cara menyayangi waktu dengan tulus. Waktu tak punya kaki untuk berlari, tak punya tangan untuk mencabik, tak punya lidah untuk berteriak. Jadilah siapa saja merasa berhak mempermainkan waktu, memperkosanya dengan keji, dengan lenguhan dan desahan menjijikkan yang muncrat dari tiap celah bibir yang menganga merasakan kenikmatan waktu. Waktu menjadi pelacur sekarang.
Dan yang lebih menggelikan lagi adalah ketika mereka mempersalahkan waktu ketika istri-istri atau suami-suami mereka marah karena uang yang cepat habis, karena masakan yang hangus. Karena mereka terlalu asik dengan waktu, menghabiskannya dengan sekeji-keji laku. Ketika pemerintah dan rakyat saling menyalahkan karena banjir, karena korupsi. Karena mereka terlalu nikmat memperkosa waktu, menjepitnya ditengah-tengah kewajiban berlaku. Ketika murid dan guru saling menertawakan kebodohan, karena salah pengertian, karena salah ilmu. Karena mereka terlalu sibuk menelanjangi waktu, bermalas-malasan dengannya, mengangkanginya dan melenguh.
Aku berani bertaruh! Jika waktu punya kaki, ia akan menginjak-injak kalian, menendang tanpa perasaan, yang ada hanya hati yang dipenuhi dendam mendalam, lalu berlari, berlari sampai jauh dan bunuh diri. Jika ia punya tangan, ia akan mencabik dada kalian, mencakar muka kalian, menjambak rambut kalian. Jika ia punya lidah, ia akan berteriak hingga kerongkongan tercekat, mencaci maki kalian dengan umpatan-umpatan sampah yang bahkan telinga ini belum pernah mendengar, mengumpat dengan kata yang belum pernah diperbincangkan anak manusia, meludahi kalian dengan air ludah yang pekat, lengket, bau amis dan membuat hidung manapun serasa ditusuk-tusuk.
Hanya segelintir manusia yang tahu bagaimana mencintai waktu, mencumbu tanpa merendahkannya, bernafas bersamanya. Meniup embun dalam hangatnya. Memberi madu pada hambarnya. Menghela rasa pada dinginnya. Hanya segelintir orang yang mau bersabar menunggu waktu menjadi muhrimnya. Meminangnya dengan seindah-indah perhiasan. Lalu ketika masa depan tiba, waktu kan meniup manis dari bibirnya. Mengecup bibir-bibir pencintanya yang memperlakukannya dengan sebaik-baik laku, dan yang membisikannya seindah-indah kata.
Dan sampai saat itu tiba, bagi mereka yang memperkosanya, yang menjahatinya tak berperi, ia akan menjelma menjadi sebilah pedang. Sebilah pedang yang kapan saja siap menebas kepala-kepala mereka yang isinya lebih dari nista, menghujam dada-dada mereka yang isinya lebih dari hina. Menumpas mereka dan membuatnya menjadi onggokan-onggokan daging bernama, yang sesal akan masa lalu, yang mati kemudian.

Lalu, bulan akan sekarat, bintang-bintang di sisinya akan mengiba, langit akan menangis, angin akan mengalunkan elegi-elegi mengiris hati, dan bumi hanya akan membisu

diambi dari sumbernya :
amateurnotmaster.blogspot.com