Happy Ending Perjalanan

Sebuah kisah perjalanan ke-empat, yang memberikan harapan luas kedepan namun terganjal karena sesuatu hal yang sangat menyakitkan, sebuah kisah yang nantinya akan membuka mata dan hati semuanya bahwa sebuah ketidakadilan telah muncul dari sebuah korporasi besar  serta sekumpulan mafia korporasi yang menutup mata tanpa rasa kemanusiaan dimana rasa kemanusiaan sudah tidak ada didalamnya.

Kisah ini berawal perjuangan seorang pemuda yang berjuang demi masa depan sebagai anak pertama yang mempunyai dua adik yang masih sekolah, sebagai seorang abang yang berusaha bercita2 menjadi panutan dan harapan bagi adik2nya dan membanggakan orang tuanya. dimulai September 2010 sebuah perjalan dimulai ketika mendaftar sebuah pola rekrutmen yang benar benar gila, saya sebut gila karena pendaftaran rekrutmen ini disebut minijobfair satu satunya korporasi yang mengadakan rekrutmen dengan pendaftarn lebih dari 3000 orang. Kondisi panas saat itu, pemuda itu datang bersama temannya, tanpa niat sedikitpun untuk masuk korporasi ini, karena smangat keluarga dan temen akhirnya sampai di interview pertama yang hanya dilihat wajah dan selembar kertas bertuliskan asal pemuda ini dan dinyatakan selesai,

Selesai disini bukan finish, proses berikutnya akan berlangsung step by step rekrut dilaluinya, tes toefl, tes psikologi, interview HR, tes kesehatan, sampai akhirnya pemuda itu harus mengundurkan diri dari sebuah korporasi telekomunikasi karena bsk pemuda ini harus melalui tes terakhirnya yaitu tes dengan dua pejabat korporasi ini salah satunya sekarang menjadi direktur, sebuah posisi level kelas atas untuk korporasi ini, tes ini adalah tes tentang apa saja semau pejabat eselon bertanya. sikap perilaku dan ilmunya disukai oleh kedua pejabat ini, proses selanjutnya akan merubah pemuda ini.

Pemuda dari sebuah kota kecil dari lereng pegunungan  ditengah pulau jawa yang memiliki cita cita dan harapan yang besar akan hidupnya dipanggil ke metropolitan, sebuah kota yang katanya akan memuat orang sukses, berangkatlah pemuda ini dengan ijin orang tuanya ke jakarta, diantar ke stasiun oleh orang tua dengan mobil bututnya yang  didalam hatinya tersimpan  harapan besar ke anaknya ini, keretapun datang siap mengantar pemuda ini ke metropolitan ” bapak, ibu saya pamit ” tak banyak berkata cukup dengan mengeluarkan air mata, dan pelukan dari kedua orang tuanya cukup menjelaskan harapan dan cita2 kedepan begitu besar. dan keretapun melaju melintasi malam di bulan oktober kala itu.

Sampailah pemuda itu dijakarta tempat dimana orang dari seluruh indonesia memiliki harapan, sampai disebuah pusat pendidikan dimana beberapa rekan dari penjuru indonesia berkumpul untuk dididik dilatih untuk menjadi seorang pemimpin itu harapannya, bahkan sebuah korporasi mempunyai harapan kedepan. dalam situasi ini pemuda ini diharuskan menandatangani sebuah kontrak senilai 150juta yang  menyatakan pemuda ini akan melalui kontrak selama 5 tahun apabila selesai pendidikan, ditandatanganilah selembar kertas itu yang akan merubah hidupnya sebuah ilmu baru dan pelajaran tentang apa saja untuk menjadi seorang eksekutif yang sungguh luar biasa penuh dengan fasilitas dan kemewahan.

Sampai pada masa ketika harus melalui ujian terakhir pendidikan untuk menyelesaikan pendidikan ini dimana pemuda ini harus membuat sebuah ide karya tulis yang diserahkan ke manajemen pendidikan lebih dari satu, pemuda itu menyerahkan dua judul ide karya tulis, sebuah karya yang sudah dikonsultasikan dengan beberapa pihak yang setuju dengan judul ide karya tulis ini, akhirnya manajemen pendidikan memberikan judul yang akan mengubah semua harapan dan cita2 tanpa pemuda itu ketahui, andaikan pemuda itu tidak mengambil/menulis ide itu lain lagi ceritanya, mungkin sekarang dia masih bersama kalian, masih berkontribusi dan berkarya  dikorporasi bersama sahabat sahabatnya.

waktu tetap berjalan pemuda itu akhirnya menjalani ujian akhirnya dengan dua vice president dan director yang menentukan untuk dianggap selesai dan cukup untuk bekerja kedepan, beberapa ujian selama pendidikan ditanyakan , kecuali karya tulis! ini yang cukup mengejutkan, karya tulis tidak ditanya sama sekali karena cm sebagai pelengkap kecil sebuah ujian akhir, namun membawa masalah kedepan. sebuah karya tulis yang pemikirannya ketika saat kuliah, pemuda ini cukup menguasai ide karya tulis ini karena pemuda ini aktif di forum, dan peneliti dibidang ini.harapannya karya tulis ini akan memberikan kontribusi lebih bagi korporasi ini.

Pemuda itu pun diangkat menjadi pegawai tetap, bangga orang tua pemuda itu harapannya terwujud dan harapan kedepan sudah disusun untuk masadepannya, Namun Tuhan berkata lain dari sebuah karya tulis yang harapannya mungkin memberikan kontribusi besar  bagi perusahaan ,Menjadi sebuah hal merubah segalanya yang berawal dari sebuah suara sumbang muncul membuat karya ini bagaikan sampah ,sebuah karya bernama ” Pemanfaan Web-Sistim Informasi Geografis untuk  peningkatan fokus bisnis unit kerja wilayah berpotensi” yang dianggap gak bermutu dan hanya sebuah jiplakan belaka, plagiat tak bermutu. membuat telinga yang mendengarnya geram, walau tak tau isinya ide karya tulis itu, cap plagiat sudah muncul pandangan negatif muncul terhadap pemuda itu, memandang rendah, suara sumbang itu berasalah dari seseorang yang merasa dialah penemu Sistem Informasi Geografi di korporasi tersebut. Munculah wacana membahas karya tulis keduanya, Sebuah tim yang tidak mengerti sama sekali teknologi tentang karya tulis ini menggap semua pengolah data “peta” sama! , sebuah pernyataan yang begitu mengejutkan dan tidak berdasar , seluruh dunia bahkan professor GIS pun akan mengolah peta spasial dengan cara yang sama, perbedaan mendasar disini adalah karya si suara sumbang tersebut adalah” pengolahan data peta yang akan menunjukkan lokasi unit kerja terbaik”  dan  pemuda ini ” pengolahan data peta yang di upload kedalam sebuah web yang bisa diakses lini bisnis diseluruh indonesia sebagai maanfaat pola peningkatan fokus bisnis didaerah” , cukup berbeda dan memiliki pemikiran yang berbeda dengan standar pengolahan GIS yang sama.

Perjuangan pemuda itu untuk membuktikan ide karya pemikirannya dia sejak dari kuliah pun tidak dihargai semua bukti sudah di serahkan termasuk skripsi pemuda itu lobby sana sini sampai frustasi pemuda itu, Namun tim tetap menyalahkan pemuda tersebut karena plagiat, Pemuda itu bangkit dari keputus asaan semangat keluarga dan sahabat sahabatnya, rekan kerja membuat pemuda itu tetap tersenyum, bangkit dari keterpurukan dan keputusasaan akan hidupnya karena suara sumbang tersebut, tidak ada rasa dendam permusuhan cukup dengan doa orang tua pemuda tersebut kepada suara sumbang yang memuat hancur harapan dan cita cita.

Dan Pemuda tersebut mengundurkan diri dari korporasi tersebut , karena manajemen korporasi tersebut menutup mata dari rasa kemanusiaaan tidak bisa membedakan antara sedang belajar dan sedang bekerja, sebuah kesalahan ketika sedang dididik namun dihancurkan ketika sedang menatap masa depan di korporasi tersebut. pemuda itu berharap tidak ada lagi yang harapannya dihancurkan oleh oknum di korporasi tersebut. Mungkin ini sebuah peringatan dariNYA yang mungkin nanti lebih  besar masalahnya, maka di berikan peringatan olehNYA, pemuda itu pamit kepada senior seniornya atasannya yang mendukungnya selama ini . Sebuah tim yang luarbiasa yang begitu solid ditempat kerja pemuda itu yang meninggikan hatinya bahwa diluar sana ada yg lebih baik dari korporasi ini, hingga begitu berat pemuda itu menginggalkan tim itu, namun pemuda itu berani punya harapan dan semangat.Kini pemuda tersebut  berjuang kembali dalam hidupnya mencari harapan baru yang lebih baik.

Sebuah kisah tentang pemuda yang mempunyai harapan besar bagi hidupnya, memberikan inspirasi agar kita belajar untuk menerima walau kadang susah untuk bisa terima keadaan  dan berani untuk punya harapan  kala harapan cuma jadi angan paling tidak tak kan ada penyesalan nantinya. success for all

Ilove mylife, Terimakasih Ibu Bapak,adik adikku, Rekan, Sahabat, Pacar

Terimakasih ya Allah..

 

 

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s