Cerdas Merebut Perhatian Atasan

imagesbbb

 

 

 

 

 

Kompetisi dalam mengejar promosi sudah lumrah terjadi di lingkungan kerja. Beragam cara kerap dilakukan seseorang demi meraih posisi atau jabatan yang meningkatkan karir profesionalnya. Namun, persoalannya kini, bagaimana agar karir Anda melesat maju dan kemudian meninggalkan pesaing jauh di belakang serta memperoleh gaji dengan nominal yang menggiurkan?.

Berikut 14 cara jitu lagi profesional yang mudah dilakukan. Siapa tahu bos menjadi simpati dengan Anda. Dan kemungkinan menjadi ‘tangan kanan’ pun terbuka luas.

1. Datang ke kantor jauh lebih awal
Lakukan ini jika ada jadwal meeting penting di pagi hari. Sehingga kita mempunyai waktu yang lebih banyak untuk mempersiapkan sesuatu.

2. Kerjakan segala yang terbaik
elalu berprestasi sebaik-baiknya di kantor. Jangan pernah memberi kesan seolah Anda tak mampu mengerjakan tugas yang diberikan bos, atau Anda sendiri tak tahu kapan untuk memulainya.

3. Sesuaikan diri dengan kepentingan bos
Utamakan kepentingan bos di atas kepentingan Anda sendiri. Misalnya ia memanggil Anda, yang kebetulan sedang bicara di telepon. Putuskan hubungan itu segera dan katakan Anda akan segera menghubungi kembali bila urusan Anda dengan bos selesai.

4. Memelihara citra baik bos
Buat bos Anda selalu kelihatan baik, tanpa cela senila pun. Sebab, apabila dia memiliki kesan yang baik di mata publik, Anda pun akan dinilai baik pula. Misalnya, kalau bos memberikan presentasi, pastikan data dan informasi yang disampaikannya itu akurat. Perhatikan juga peralatan audio-visual yang akan digunakannya, supaya berfungsi dengan baik.

5. Sesuaikan pakaian dengan situasi dan lingkungan
Kemajuan karir, berdasarkan penelitian para ahli, ditunjang oleh cara berpakaian seseorang, sama pentingnya dengan menjaga kebugaran fisik, kerapian rambut dan kebersihan diri.

6. Bersikap tenang
Pribadi yang tetap tenang, stabil dan tak terusik oleh situasi seberat dan serumit apa pun, pasti disukai bos dan karyawan lain di tempat kerja. Bos, klien, dan orang lain menghargai seseorang yang tetap berotak cemerlang dan jernih bila menghadapi krisis. Anda sendiri pasti merasa lebih tenang dan percaya diri. Sekaligus berkemungkinan meraih promosi, kalau secara mental Anda selalu tanggap pada masalah, bukan?

7. Siapkan rencana cadangan
Di dunia ini tak ada yang pasti. Ada kalanya rencana yang telah disusun matang-matang, ternyata sebaliknya yang terjadi. Makanya, dalam mengantisipasi sesuatu, jangan hanya maju dengan satu rencana. Selalu siapkan rencana alternatif yang kalau saja situasi yang ada menyeleweng ke arah berlawanan.

8. Gesit
Supaya bos memperhatikan keberadaan Anda, maka bertindaklah lebih cepat dan gesit, baik dalam bekerja maupun berinisiatif. Dan, jangan lupa bekerjalah berdasarkan skala prioritas.

9.Tegas
Sekali Anda di posisi atas dan menjadi pengambil keputusan, belajarlah bersikap tegas. Dalam berpikir dan bertindak pun harus cepat. Seorang peragu, pasti lambat dalam mengambil keputusan. Sebab ia kelewat banyak menimbang visi yang jelas. Sifat seperti ini tentu buruk untuk dapat menjadi eksekutif sukses yang efektif, Anda harus mempelajari persoalan dengan seksama, kemungkinan solusi yang rasional, dan yang pasti jangan bertele-tele.

10. Perluas pengetahuan umum Anda
Perluas pengetahuan Anda dan buat atasan terkesima dengan apa yang Anda ketahui mengenai isu-isu global yang sedang terjadi, dengan selalu up to date dengan berita-berita terkini.

11. Ringan tangan dalam menerima tugas tambahan
Setiap pekerjaan pasti memiliki masing-masing tanggung jawab yang berbeda. Tapi tidak mustahil Anda-anda kejatuhan bonus pekerjaan tambahan. Bila suatu ketika bos ‘berbaik hati’ memberikan itu pada Anda, jangan langsung menolak dan mengandalkan berbagai alasan keluarga. Karena, siapa tahu ia sedang mengetes kesiapan Anda dalam menerima tanggung jawab baru?

12. Kupas persoalan kritis dengan atasan
Bila Anda menghadapi persoalan, atau sedang menangani krisis, lakukanlah secara cermat. Pelajari situasinya, pikirkan tindakan penanggulangannya, lalu temui langsung bos dan membahas masalah tersebut hingga tuntas. Bos pasti menghargai kepekaan dan kejelian Anda.

13. Cerialah
Supaya Anda dihargai, tunjukkan karakter plus Anda yang periang itu, bahkan saat Anda sedang tertekan sekalipun dan selalu berpikir positif.

14. Kuasailah seni berbicara
Untuk maju, Anda harus menguasai seni berbicara dan menuangkan pikiran dalam suatu pertemuan atau rapat. Bos menilai tinggi karyawan yang mampu berkomunikasi secara jelas dan efektif. Bagaimana, apakah Anda tertarik untuk mencobanya? Semakin intelek Anda dan semakin profesional Anda dalam beraksi, akan semakin baik, bukan? Selamat mencoba dan sukses untuk Anda!

(PT. Nestlé Indonesia bekerja sama dengan http://www.hersmagz.com) Tidak hanya itu saja, masih banyak yang perlu Anda simak untuk melancarkan langkah promosi karir. Selain memakai 14 cara intelek merebut simpati bos, Anda juga perlu menyimak hal penting untuk melangkah menuju promosi karier..! Sudah siapkah Anda untuk itu?

Langkah Menuju Promosi Karir
Memang, banyak hal yang mendukung suatu promosi, tapi paling tidak, ada beberapa kiat dari para konsultan yang mungkin perlu Anda pertimbangkan untuk memudahkan promosi Anda. Coba simak 5 langkah tepat menuju promosi berikut ini:

Tangkas dan cerdas
Hari-hari kerja selalu dipenuhi dengan keadaan yang tidak terduga dan penuh kejutan. Bagaimana Anda mengatasi masalah `dadakan` itu menjadi kredit poin tersendiri bagi karir Anda. Jika waktu yang terbatas dan situasi yang panik tak menghalangi Anda untuk mengatasi masalah, menunjukkan betapa Anda mampu menganalisa masalah dengan cepat dan tepat. Tetap tersenyum dan sikap tenang akan mengesankan pada atasan Anda betapa tidak gentarnya Anda terhadap masalah-masalah itu.

Siap melebarkan sayap dan tanggung jawab Keinginan Anda mengemban tanggung jawab yang lebih besar akan mengesankan supervisor Anda. Kemudian inisiatif Anda bertanya dan memberi saran juga merupakan nilai lebih. Kesediaan Anda meluangkan waktu menunjukkan bahwa Anda adalah orang yang selalu siap dalam segala suasana.

Lebih banyak bekerja daripada bicara
Usahakan untuk cepat mengerjakan tugas dan jangan banyak omong untuk masalah yang tak perlu. Lagipula kebanyakan bicara tanpa diserta tindakan yang nyata akan membahayakan posisi Anda.

Upayakan promosi terselubung
Siapa bilang kalau promosi atau usaha Anda itu harus digembar-gemborkan, terkadang pengumuman itu membuat runyam rencana. Bisa-bisa malah Anda yang dimanfaatkan oleh teman yang punya niat jahat. Pastikan ide Anda dan usaha promosi Anda jatuh ke orang yang tepat.

Dekatlah ke lini strategis
Bergabunglah dengan orang-orang berpengaruh yang bisa mempengaruhi percepatan karir Anda. Agar tidak mencolok, Anda bisa mengambil tempat duduk berdampingan saat makan siang. Jika Anda sudah melewatkan waktu dengan para eksekutif, maka jangan heran jika Anda telah dianggap sebagai kalangan dekat yang otomatis akan membuat jalan Anda tambah lancar. Tapi hati-hati, tetaplah pada prinsip `don`t trust anybody` karena tidak tertutup kemungkinan orang yang Anda pilih justru menjadi bumerang bagi Anda.

(PT. Nestlé Indonesia bekerja sama dengan http://www.hersmagz.com) Tujuh Isyarat Akan Dipromosikan Bos
Jujur saja, Anda pasti akan bersuka cita kan jika dipromosikan naik jabatan oleh bos? Tapi tentu saja untuk mendapatkan promosi itu tidaklah mudah. Butuh usaha dan perjuangan keras untuk memperolehnya. Karena tidak ada seorang atasan pun yang mau begitu saja mempromosikan anak buahnya.

Tapi ada beberapa pertanda yang mengisyaratkan bahwa sebentar lagi bos akan segera segera mempromosikan Anda. Apa saja kah? Simak tujuh isyarat penting di bawah ini:

Bos memuji di belakang Anda
Ada tipe bos yang tidak suka berterus terang memuji anak buahnya. Nah kalo teman Anda menyampaikan bahwa diam-diam bos suka memuji di belakang Anda, ada kesempantan untuk naik jabatan. Biasanya bos yang seperti ini khawatir jika pujian yang dilontarkannya akan menyebabkan anak buahnya besar kepala. Sehingga ia lebih suka memuji di belakang punggung Anda.

Bos meminta Anda mengerjakan tugas senior
Bila tiba-tiba bos menugaskan Anda mengerjakan hal-hal sulit, yang seharusnya menjadi tugas senior, Anda boleh berbangga. Karena berarti bos mulai menyadari potensi Anda dan yakin bahwa Anda mampu mengerjakannya. Maka jangan mengeluh atau menyatakan ketidaksanggupan Anda. Terima dan hadapilah tantangan tersebut.

Bos mempercayakan tugas di saat kritis
Bila tiba-tiba Anda mendapat tugas darurat yang ternyata bisa menyelamatkan perusahaan, itu salah satu isyarat penting bahwa bos sangat yakin dengan kemampuan Anda. Dan jika Anda mampu menyelesaikannya nama Anda langsung masuk dalam daftar karyawan yang akan segera “naik pangkat”.

Bos membiarkan Anda bekerja sendiri
Bila Anda harus bekerja seorang diri, jangan buru-buru mengambil kesimpulan bos mengabaikan Anda. Inilah tanda bahwa bos sangat mempercayai Anda. Tidak hanya soal kepercayaan tetapi juga soal etika. Bukankah sangat tak nyaman bila saat bekerja bos mondar-mandir mengawasi Anda seperti seorang satpam yang siap memergoki maling?

Bos melibatkan Anda dalam kegiatan di luar
Anda bisa bangga bila diberi tugas mewakili perusahaan pada kegiatan di luar. Apalagi mewakili langsung bos Anda yang tak dapat hadir. Bila Anda mendapat tugas itu, berarti bos sangat menghargai keahlian serta karakter Anda. Ia dengan bangga memperkenalkan Anda sebagai kesatuan dalam tim kerjanya.

Bos memperhatikan kesejahteraan Anda
Bila Anda pernah menerima email dari bos Anda menanyakan soal kesejahteraan Anda dan kemudian dia memperjuangkannya secara diam-diam itu tandanya bos memperhatikan kesejahteraan Anda. Dan tentu saja perhatian ini bukan tanpa alasan. Bos merasa bahwa Anda layak mendapatkan kesejahteraan yang lebih karena potensi dan keahlian Anda.

Tujuh isyarat tersebut dapat membuka tabir rahasia bagaimana sesungguhnya sikap bos terhadap Anda. Yang penting Anda harus menyertakan ketulusan dalam menjalankan tugas, kerja keras dan dedikasi. Bila bos Anda memang seorang pimpinan yang hebat, dia pasti mengamati Anda dengan sejumlah rencana masa depan yang lebih gemilang. Nah jika Anda mengalami tujuh isyarat tersebut, siap-siaplah menyambut karir yang lebih oke!

Sumber :

(PT. Nestlé Indonesia bekerja sama dengan http://www.hersmagz.com)

Advertisements

Jenis-jenis Metode Training

images345

 

 

 

 

 

 

Setelah rangkumnya berbagai persyaratan yang harus ditempuh seorang tenaga kerja, yang kemudian mengantarkannya menjadi seorang karyawan baru bagi perusahaannya, tahapan berikut yang cukup esensial ialah proses pelatihan terhadap tenaga kerja baru tersebut. Proses pelatihan akan menjadi titik awal bagi para karyawan dalam mendapatkan gambaran akan tindakan atau pekerjaan yang akan harus ia tempuh dikemudian hari.

Tidak hanya dilakukan pada saat-saat masa orientasi karyawan baru, proses pelatihan yang ditujukan bagi karyawan juga mencakup para karyawan senior yang mengharuskan ia untuk turut serta dalam proses pelatihan guna mengenal sekaligus memahami pekerjaan-pekerjaan baru yang akan pasti ia hadapi nantinya. Berbicara proses pelatiahan secara mendetail dan panjang lebar, tentu akan menyerap waktu yang cukup panjang, untuk itu penulis akan memberikan sedikit point penting mengenai hal-hal yang patut kita ketahui dalam proses pelatihan, yaitu tentang jenis-jenis metode yang umum digunakan dalam proses pelatiahan (Training Methode ), adapun jenis metodenya ialah sebagai berikut :

1) Metode On The Job Training

Hampir 90% dari pengetahuan pekerjaan diperoleh melalui metode on the job training. Prosedur metode ini informal, observasi sederhana dan mudah serta praktis. Pegawai mempelajari pekerjaannya dengan mengamati pekerja lain yang sedang bekerja, dan kemudian mengobservasi perilakunya. Aspek-aspek lain dari on the job training adalah lebih formal dalam format. Pegawai senior memberikan contoh cara mengerjakan pekerjaan dan pegawai baru memperhatikannya.
Metode ini dapat pula menggunakan peta-peta, gambar-gambar, sample-sampel masalah dan mendemonstrasikan pekerjaan agar pegawai baru dapat memahaminya dengan jelas. Metode ini sangat tepat untuk mengajarkan skill yang dapat dipelajari dalam beberapa hari atau beberapa minggu. Manfaat dari metode ini adalah peserta belajardengan perlengkapan yang nyata dan dalam limgkungan pekerjaan atau job yang jelas.

2) Metode Vestibule atau balai

Vestibule adalah suatu ruangan isolasi atau terpisah yang disunakan untuk tempat pelatihan bagi pegawai baru yang akan menduduki suatu pekerjaan. Metode ini merupakan metode pelatihan yang sangat cocok untuk banyak peserta (pegawai baru) yang dilatih dengan jenis pekerjaan yang sama dan dalam waktu yang sama. Pelaksanaan metode ini biasanya dilakukan dalam waktu beberapa hari sampai beberapa bulan dengan pengawasan instruktur, misalnya pe;atihan pekerjaan, pengetikan klerek, operator mesin.

3) Metode Demonstrasi dan Contoh

Suatu demonstrasi menunjukkan dan merencanakan bagaimana suatu pekerjaan atau bagaimana sesuatu itu dikerjakan. Metode ini melibatkan penguraian dan memeragakan sesuatu melalui contoh-contoh. Metode ini sangat mudah bagi manajer dalam mengajarkan pegawai baru mengenai aktivitas nyata melaui suatu tahap perencanaan dari “Bagaimana dan apa sebab” pegawai mengerjakan pekerjaan yang ia kerjakan. Metode ini sangat efektif, kaena lebih mudah menunjukkan kepada peserta cara mengerjakan suatu tugas, karena dikombinasikan dengan alat Bantu belajar seperti : gambar-gambar, teks materi, ceramah, diskusi.

4) Metode Simulasi

Metode ini merupakan suatu situasi atau peristiwa menciptakan bentuk realitas atau imitasi dari realitas. Simulasi ini merupakan pelengkap sebagai tehnik duplikat yang mendekati kondisi nyata pada pekerjaan. Metode simulasi yang popular adalah permainan bisnis (bussiness games).
Metode ini merupakan metode pelatihan yang sangat mahal, tetapi sangat bermanfaat dan diperlukan dalam pelatihan.

5) Metode Apprenticeship

Metode ini adalah suatu cara mengembangkan ketrampilan (skill) pengrajin atau pertukangan. Metode ini tidak mempunyai standar format. Pegawai peserta mendapatkan bimbingan umum dan dapat langsung mengerjakan pekerjaannya.

6) Metode Ruang Kelas

Metode ini merupakan metode training yang dilakukan di dalam kelas walaupun dapat dilakukan di area pekerjaan. Metode ruang kelas adalah kuliah, konferensi, studi kasus, bermain peran dan pengajaran berprogram (programmed instruction).

Harus kita akui bahwa kualitas yang lekatkan terhadap seorang tenaga kerja dalam proses pelatihan akan sangat mencerminkan tingkat efektifitas maupun efisiensi dari kinerja suatu perusahaan kedepannya. Tingkat efektifitas dan efisiensi kinerja perusahaan dapat prediksikan akan menjadi buruk jika tingkat kualitas pemahaman akan program pelatihannya pun juga buruk, begitu juga sebaliknya.

Profesionalisme seorang karyawan akan keseriusan menjalankan proses pelatihan sangat dibutuhkan demi tercapainya target-target organisasi atau perusahaan yang telah ditentukan sebelumnya. Dan sejatinya dengan cukup tersedianya berbagi pilihan seorang manajer ataupun perusahaan dalam menggunakan metode pelatihan (Training Methode )yang akan dipilihnya, setidaknya akan memberikan opsi menguntungkan daripada manajer maupun perusahaan yang bersangkutan dalam mengaplikasikan metode terbaik yang memang layak mereka gunakan.

Sumber : “Seri Diktat Kuliah Manajemen Sumber Daya Manusia, Fakultas Ekonomi , Universitas Sumatera Utara Medan”.

oleh : Septian Prima Rusbariandi

Building Great Workplaces

 

images444

 

 

 

 

 

 

Para manajer terhebat di dunia tidak memiliki banyak kesamaan . Mereka yang berbeda jenis kelamin , ras dan usia. Mereka menggunakan gaya yang sangat berbeda , dan fokus pada tujuan yang berbeda . Tapi , meskipun perbedaan mereka , ini manajer besar melakukan berbagi satu hal : Sebelum mereka melakukan hal lain, mereka pertama kali melanggar semua aturan Kebijaksanaan konvensional . Mereka tidak percaya bahwa seseorang dapat mencapai apa pun menetapkan pikirannya untuk . Mereka tidak mencoba untuk membantu seseorang mengatasi kelemahannya . Mereka secara konsisten mengabaikan Golden Rule . Dan , ya , mereka bahkan bermain favorit .
Dalam hal ini , manajer besar adalah kaum revolusioner , meskipun beberapa akan menggunakan kata itu untuk menggambarkan diri mereka . Buku ini akan membawa Anda di dalam benak para manajer untuk menjelaskan mengapa mereka telah menggulingkan Kebijaksanaan konvensional dan mengungkapkan kebenaran-kebenaran baru mereka telah ditempa di tempatnya .
Kami tidak mendorong Anda untuk mengganti gaya manajerial alami Anda dengan versi standar mereka – ” . Gaya standar ” karena Anda akan melihat , manajer besar tidak berbagi Sebaliknya , tujuan kami adalah untuk membantu Anda memanfaatkan gaya Anda sendiri , dengan menunjukkan Anda bagaimana untuk menggabungkan wawasan revolusioner bersama oleh manajer besar di mana-mana .
Buku ini adalah hasil dari dua studi penelitian raksasa yang dilakukan oleh Gallup Organization selama dua puluh lima tahun terakhir . Yang pertama berkonsentrasi pada karyawan , bertanya , ” Apa yang karyawan yang paling berbakat butuhkan dari tempat kerja mereka ? ” Gallup disurvei lebih dari satu juta karyawan dari berbagai perusahaan , industri dan negara . Kami meminta mereka pertanyaan pada semua aspek kehidupan kerja mereka , dan kemudian menggali jauh ke dalam jawaban mereka untuk menemukan kebutuhan yang paling penting yang dituntut oleh karyawan yang paling produktif .
Penelitian kami menghasilkan banyak penemuan , tapi yang paling kuat adalah: karyawan berbakat membutuhkan manajer yang hebat . Karyawan berbakat dapat bergabung dengan perusahaan karena pemimpin karismatik , keuntungan berlimpah dan program pelatihan kelas dunia , tapi berapa lama karyawan yang tetap dan seberapa produktif dia sementara dia ada di sana ditentukan oleh hubungannya dengan atasan langsungnya .
Penemuan sederhana ini mendorong kami untuk upaya penelitian kedua. ” Bagaimana manajer terbesar di dunia menemukan, fokus dan mempertahankan karyawan berbakat ? ” Untuk menjawab pertanyaan ini kita pergi ke sumbernya. Kami pergi ke perusahaan besar dan perusahaan kecil , perusahaan swasta , perusahaan publik dan organisasi sektor publik , dan mewawancarai bagian-lintas dari mereka sangat baik dan manajer rata-rata mereka. Bagaimana kita tahu siapa yang baik dan siapa yang rata-rata? Kami meminta setiap perusahaan untuk menyediakan kami dengan ukuran kinerja . Tindakan seperti penjualan, laba , nilai kepuasan pelanggan , angka perputaran karyawan , Data pendapat karyawan dan survei 360 derajat semua digunakan untuk menyaring keluar manajer terbaik dari yang lain . Selama dua puluh lima tahun terakhir , Gallup Organization telah melakukan , direkam dan ditranskrip satu dan wawancara setengah jam dengan lebih dari 80.000 manajer .
Beberapa manajer ini berada di posisi kepemimpinan . Beberapa adalah manajer tingkat menengah . Beberapa orang pengawas garis depan . Tapi semua dari mereka memiliki satu atau lebih karyawan melapor kepada mereka. Terlepas dari tingkat di perusahaan , kami fokus analisis kami pada para manajer yang unggul di balik bakat karyawan mereka menjadi kinerja . Meskipun perbedaan yang jelas mereka dalam gaya , kami ingin menemukan apa, jika ada , ini manajer besar memiliki kesamaan .
Ide-ide mereka yang polos dan langsung, tetapi mereka tidak selalu sederhana untuk diterapkan . Kebijaksanaan konvensional konvensional untuk alasan: Lebih mudah . Hal ini lebih mudah untuk percaya bahwa setiap karyawan memiliki potensi yang tak terbatas . Lebih mudah untuk membayangkan bahwa cara terbaik untuk membantu seorang karyawan dengan memperbaiki kelemahannya . Lebih mudah untuk ” lakukan kepada orang lain , karena Anda akan dilakukan kepadamu . ” Lebih mudah untuk memperlakukan semua orang sama dan menghindari tuduhan favoritisme . Kebijaksanaan konvensional adalah menenangkan , menggoda mudah.
Kebijaksanaan revolusioner manajer besar tidak . Jalan mereka jauh lebih menuntut . Hal ini menuntut disiplin , fokus , kepercayaan, dan , mungkin yang paling penting , kemauan untuk individualize . Dalam buku ini , manajer besar hadir tanpa teori-teori baru menyapu , setiap formula prefabrikasi . Semua mereka dapat menawarkan Anda wawasan ke dalam sifat bakat dan menjadi rahasia mereka untuk mengubah bakat menjadi kinerja abadi. Tantangan sesungguhnya terletak pada bagaimana Anda memasukkan wawasan ke dalam gaya Anda , satu karyawan pada suatu waktu , setiap hari .

diterjemahkan oleh qusuth dari Marcus Buckingham and Curt W. Coffman