Teknik “Match & Mirror” Komunikasi dalam Recruitment – LP3i

new

Kebanyakan kandidat gagal mendapatkan kerja karena proses wawancara yang tidak berjalan dengan baik. Oleh sebab itu penting bagi Anda untuk menguasai teknik dalam wawancara kerja

Pada kesempatan berbagi  yang saya sampaikan pada pembekalan Pelatihan “Teknik Negosiasi dan Komunikasi dalam Proses Recruitment” kepada Mahasiswa/Mahasiswi semester akhir di  LP3i Pasar Minggu Jakarta Selatan beberapa waktu lalu, bahwa Percakapan dalam wawancara menjadi lebih positif dan nyaman ketika dua orang berusaha untuk saling menyesuaikan.

Apa Itu Wawancara? Adalah tanya jawab dengan seseorang untuk mendapatkan keterangan atau pendapatnya tentang sesuatu hal atau masalah. Wawancara sering kali diasosiasikan dengan pekerjaan kewartawanan untuk keperluan penulisan berita atau feature yang disiarkan dalam media massa. Tetapi wawancara juga dapat dilakukan oleh pihak lain untuk keperluan, misalnya, penelitian, atau penerimaan pegawai.

Dalam bukunya Get Anyone To Do Anything, David J. Lieberman Ph.D. menyatakan bahwa komunikasi menciptakan saling percaya, dan memungkinkan Anda untuk membangun jembatan psikologis terhadap seseorang.  Ketika seseorang melakukan gerakan seperti kita, atau menggunakan perkataan atau ungkapan seperti yang kita gunakan, kita cenderung untuk menganggap orang tersebut adalah orang yang menyenangkan.

Sebagaimana kita cenderung untuk menyukai seseorang yang memiliki minat yang sama, secara tidak sadar kita juga cenderung untuk menyukai orang yang “berpenampilan seperti kita”. Ini artinya, ketika seseorang melakukan gerakan seperti kita, atau menggunakan perkataan atau ungkapan seperti yang kita gunakan, kita cenderung untuk menganggap orang tersebut adalah orang yang menyenangkan.

Berdasarkan kondisi inilah Anda bisa dengan sengaja meniru gerakan tertentu yang dilakukan oleh lawan bicara Anda agar yang bersangkutan langsung menyukai Anda. teknik  ini disebut Match & Mirror atau persamaan dan pencerminan.

Match berarti mengikuti gerakan sesuai dengan yang dilakukan oleh lawan bicara Anda. Contohnya, ketika lawan bicara memegang pulpen dengan tangan kiri, Anda pun memegang pulpen dengan tangan kiri. Sedangkan Mirror berarti Anda mengikuti gerakan tangan berlawanan dengan lawan bicara Anda (sifat cermin). Contohnya, saat lawan bicara Anda memegang pulpen dengan tangan kiri, Anda memegang pulpen dengan tangan kanan.

Lakukanlah Match & Mirror saat Anda menjalani interview. Ikuti setiap gerakan yang dilakukan oleh si interviewer dengan diam-diam atau tidak diketahui olehnya. Beri jeda beberapa detik dalam mengikuti gerakannya.
– Kata-kata 7%
– Nada suara 38%
– Bahasa tubuh 55%

Berikut adalah faktor yang harus diperhatikan dalam mengaplikasikan teknik Match & Mirror :

  • Kata-kata hanya berpengaruh 7% dalam komunikasi, sesuaikan ungkapan-ungkapan digunakan interviewer Anda. Contohnya anda, kamu, kami, kita, saya, aku.
  • Kualitas/nada suara berpengaruh 38% dalam komunikasi. Mutu suara Anda lebih berpengaruh dari pada kata-kata yang Anda pergunakan. Pergunakan dialek yang sama, nada cepat, nada tinggi, nada pelan, nada sedih, nada gembira.

Beikut sedikit dari materi  yang saya sampaikan supaya Calon pencari kerja Lp3i bisa dengan mudah mendapatkan pekerjaan. Tetap tunjukkan kemampuan terbaikmu dan buat pihak pewawancara/ perusahaan berpikir kalau mereka tidak rugi telah merekrut kamu.

Yuda Mahendra Asmara – Human Capital Development Specialist

 

 

Advertisements

TENTANG BERBAGI

fpr WP

 

 

 

 

 

 

 

Oleh: Yuda Mahendra A / @yudasmara

Sebuah tekad untuk berubah, berubah kejalan yang bisa menghadirkan senyuman Allah, kemauan untuk memulai hari ini, bukan esok hari atau nanti kalau kita sudah siap

Siap itu diawali, bukan  menunggu sampai kesiapan itu datang. Karena saya tidak pernah tahu, bisa saja kesiapan itu tak pernah dihadirkan lantaran maut yang terlebih dahulu memanggil untuk kembali pulang

Jika kemauan kita sudah mengarah pada sesuatu yang menghadirkan senyuman tuhan, lalu cintailah segala prosesnya. Cintailah agar muncul  kerelaan dalam menjalankannya.

Cintailah agar muncul pengorbanan dalam memperjuangkannya, saya berjuang melawan tidak bisa, berjuang melawan malu bicara. Saya mencoba berjuang agar bisa meninggalkan jejak. Jejak bagi generasi yang akan datang atau hidup setelah saya tiada,

Berapa banyak ilmu yang kita dapat dalam hidup ini sampai sekarang, berap banyak ilmu dari teman2 kita, sahabat2 kita, guru2 kita, mentor2 kita, orang yang kita temui saat bersilahturahmi, jumlahnya pasti  banyak? Bukan hanya keilmuan dari bangku formal, namun keilmuantentang kehidupan yang sudah memberi warna kehidupan kita yang kita jalani sampai sekarang.

Lalu kapan ?

kapan segala ilmu yang sudah kita terima itu kita berikan bagi orang lain?

Bagaimana mungkin kita hanya bisa bernafas tanpa mengeluarkan kembali? Bagaimana mungkin sebuah waduk besar bisa menerima curahan debit air hujan tanpa mendistribusikan melalui jalur-jalur irigasi?

Kini 4R menjadi Passion yang mewarnai hidup saya, yaitu melalui profesi sebagai Developer, DesigneR, mencintai profesi sebagai traineR  dan terlebih lagi kesukaan baru sebagai writeR

Jadi Bagaimana dengan anda .. Berbagilah

 

خير الناس أنفعهم للناس

Sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi orang lain

(HR. Ahmad, Thabrani, Daruqutni. Dishahihkan Al Albani dalam As-Silsilah As-Shahihah)

 

Jakarta, 3 Desember 2015 ,