KNOWLEDGE SHARING TALENT MANAGEMENT

Sharing Knowledge atau sharing pengetahuan merupakan salah satu inisiatif yang paling ampuh dalam memanfaatkan dan mendapatkan ilmu atau pengetahuan Mengapa ? Jawabannya singkat saja, karena manusia nyaman berhubungan dengan manusia lainnya. Jika saya tanya apakah anda lebih senang “ngobrol” dengan computer atau ngobrol dengan seseorang yang anda sukai ? Jawabannya bisa iya untuk beberapa orang seperti programmer dan gamers. Tapi bagi sebagian besar kita, jawabannya pasti ngobrol dengan dengan orang yang kita sukai. Sekali lagi, inilah inti dari knowledge sharing.

Kegiatan ini  Knowledge sharing ini juga dilakukan di tempat saya bekerja, pada bulan Oktober ini saya dapat kesempatan atau giliran untuk menyampaikan sebuah tema yang berhubungan dengan bagian yang saya pimpin disalah satu BUMN, yaitu tentang Talent Management atau Manajemen talenta dimana hal ini. dimana para Head saling berbagi pengetahuan dengan tujuan untuk meningkatkan pengetahuan yang tentu saja tercipta sinergi, nantinya melalui peran SDM akan membuahkan hasil yang berupa efisiensi, inovasi, dan pastinya peningkatan bisnis.

Kembali lagi mengenai tema sharing saya mengenai Talent Management. saya mengawali dengan cerita bahwa dunia terus berubah, termasuk diantaranya strategi mengenai sumber daya manusia dalam menopang pertumbuhan bisnis. Di masa lalu, perusahaan telah mengakui manajemen talenta sebagai hal penting, namun perspektif yang digunakan masih terbatas hanya pada fungsi rencana suksesi.  Di masa kini, eksekutif puncak perusahaan semakin menyadari bahwa masalah manajemen talenta harus menggunakan pendekatan terintegrasi.   Ide utama yang muncul ialah bahwa pengelolaan manajemen talenta membutuhkan semua unsur di dalam organisasi.

Manajemen talenta menjadi keharusan untuk diadopsi menjadi strategi utama organisasi, bukan lagi strategi pelengkap.  Manajemen kini semakin menyadari bahwa strategi bersaing melalui manusia sesungguhnya merupakan inti dari kesuksesan memimpin dalam bisnis untuk jangka panjang.

Dengan adanya manajemen talenta ini, perusahaan memiliki peta seluruh aset SDM-nya atau dalam istilah  disebut peta human asset value (HAV). “Dengan demikian, perusahaan tahu bagaimana me-manage orang seorang sesuai petanya, harus training apa yang dibutuhkan, posisi mana saja yang bisa diisi oleh orang itu, dll, Dari sudut pandang manajemen bakat, Evaluasi karyawan (pengukuran penilaian), perhatiannya dalam dua bidang utama yaitu: Kinerja dan Potensi. Pengukuran Kinerja karyawan saat ini dalam pekerjaan selalu menggunakan alat evaluasi standar yaituprofitabilitas karyawan. Namun, manajemen bakat juga berusaha untuk fokus pada potensi karyawan, yang berarti kinerja masa depan karyawan, jika diberi pengembangan yang tepat, keterampilan dan tanggung jawab meningkat.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s